Tuesday, April 3, 2018

KULIAH DI ARSITEKTUR TIDAK SEMINIMALIS YANG KAU PIKIR



Kuliah jurusan arsitektur, Reyhan Ismail, Rumah minimalis, Desain rumah minimalis, sarjana arsitektur, wisuda, skripsi


Ditulisan ini saya sama sekali tidak bermaksud menjelek-jelekkan jurusan dan fakultas lain. Ini hanya dari hasil pengamatan saya selama dua menit, dalam membanding-bandingkan jurusan arsitektur dengan jurusan dan fakultas lain. Sungguh, tidak ada maksud untuk mengatakan bahwa jurusan lain lebih mudah menjalani kuliahnya daripada jurusan kami. Saya menulis ini hanya untuk menghindari orang awam yang menyamakan semua jurusan dimuka bumi dengan bertanya “Si Mukidi (anak ekonomi) sudah selesai – 4 tahun – kamu kok belum?”, “Si Ciwang (anak hukum) sudah selesai – 3,5 tahun – kamu kapan?”, “Si Doel (anak betawi asli) sudah selesai, kamu jangan malas-malas kuliahnya dong”

Friday, March 16, 2018

YAKIN KAMU TIDAK JATUH CINTA PADA ORANG YANG SALAH ?



Oke, tulisan ini akhirnya dibuat setelah beberapa kali terusik oleh kamu, perempuan yang terjebak dalam pria yang salah dan untuk kamu pria yang takut kehilangan jawaban ketika ditanya "Si anu, mana?".


Sebenarnya saya sudah terusik dengan hal ini beberapa tahun terakhir. Semenjak saya tinggal serumah dengan teman laki-laki yang menurut pandangan saya, sama sekali tidak menghargai perempuan. Tulisannya saya tulis disini.

Dua minggu terakhir, sesuatu seperti ini (tanpa saya minta) datang dan kembali mengusik saya. Saya sebagai orang yang tidak pernah merasa ‘memiliki sesorang’ sepertinya layak untuk mempertanyakan hal ini kepada kamu yang pernah merasakannya. Saya tahu cinta itu buta, saya tahu jatuh cinta itu ‘tai kucing bisa rasa coklat’ tapi ya, tidak begini juga.

Saturday, March 10, 2018

IBU MAAF, SAYA TIDAK BISA WISUDA TAHUN INI



Reyhan Ismail, Kolokium, Universitas Muslim Indonesia, Arsitektur


Hari itu saya sangat ingat, hari Rabu 4 Oktober 2017. Hari dimana-Kita sebut saja namanya- Pak Bambang menerima judul “calon” tugas akhir saya dengan perasaan yang penuh dengan apresiasi.

Tuesday, February 6, 2018

BELUM ADA JUDUL


Reyhan Ismail
Sumber : Disini

Diluar hujan. Gerimis.

Saya duduk didalam kamar, makan biskuit sambil minum susu. 
.
Awalnya saya berpikir 'Apa yang dilakukan orang pas lagi makan biskuit sambil minum susu?' dan tiba-tiba gak tau kenapa saya kepikiran buat menulis.

Walaupun saya belum tau mau menulis apa, yang pasti diluar masih gerimis, biksuit dan susu saya juga belum habis. Bentar saya minum seteguk dulu.

Saya mengetik sambil mengunyah biskuit. Kress, kress, kress. Bunyinya saat dikunyah begitu. Sedangkan kalau minum susu, bunyinya Sruupp...., glekk....

Sampai sini saya mulai berpikir 'Enaknya menulis tentang apa ya?'

Bagaimana kalo review biskuit sama susu yang saya telan?

Ide bagus. 

Jadi biskuit yang saya makan namanya biskuit Nissin Crispy Crackers. Dibeli sendiri dengan uang orangtua dua hari yang lalu di alfmart. Sedangkan susu yang saya minum sekarang adalah, eh, bukan susu sih, lebih tepatnya Milo coklat panas yang ditaburi dua sendok gula dan setengah air panas diracik dengan tangan sendiri.

Bentar, saya ambil biskuit dulu.

Kayaknya itu saja. Oiya, disamping kiri saya ada buku Manifesto Komunis-nya Karl Marx yang tertumpuk dibawah buku Mein Kampf-nya Adolf Hitler. Sebelah kanan saya ada buku Zikir dan bacaan shalat yang bersampingan dengan buku Kitab lengkap EYD.

Kayak-nya cukup itu saja. Milo saya juga sudah mulai dingin dluar masih gerimis sedangkan biskuit masih banyak.

Dan terakhir, yang disamping kiri saya tadi adalah kebohongan besar, hehe :)

Thursday, November 2, 2017

SAYA TIDAK TAHAN!





Reyhan Ismail
Salah satu contoh pilihan yang berat dalam proses duniawi kita.
Makasih ya Ichastasya

Reyhan Ismail Instagram
Ini, kalo awalan namanya diganti huruf 'S' bisa bikin baper.
Makasih ya
May

Uh. Mesra nya.
By Dilanku. Aku eneg.
Dan masih banyak lagi orang-orang yang mengingatkan saya untuk menulis. Ada teman kampus, dia bilang kalo saya tidak menulis di blog ini hidupnya terasa hampa. Ada teman mimpi, yang katanya kalo saya menulis dua postingan lagi, saya bakalan dapet duit, kalo kerja. 

FYI, permintaan diatas diucapkan oleh orang-orang yang tidak memiliki rasa TANGGUNG JAWAB terhadap generasi penerus bangsa. Mereka sama sekali tidak tahu bahwa satu buah postingan diblog ini dapat membuang sedikitnya 30 menit waktu sia-sia.
Efek paling berbahayanya ; DAPAT MENIMBULKAN KEMATIAN!. Kalo dibaca sambil ngemil cangkul.

SAYA TIDAK MAU ITU TERJADI!

SAYA SAYANG GENERASI PENERUS KITA!

YA, kecuali kalo postingannya dibayar pake recehan google.

Oke, kembali ke topik pembahasan. (Bdw, kalo berminat menawarkan saya pekerjaan bisa hubungi saya lewat email)

Sebenarnya saya berencana untuk absen menulis diblog ini lebih lama lagi. Alasannya banyak, salah satunya sibuk ngejar target bacaan, magang, cari pacar, bikin laporan, cari judul dan  yang paling utama : sibuk mencari tau bgaimana caranya jadi jagoan kayak Dilan-nya Pidi Baiq. Terakhir saya nyoba jadi jagoan sih, malah kayak Kang Adi di novel Dilan-nya Pidi Baiq.

Tekanan dan permasalahan yang datang semakin hari semakin mendorong saya buat menulis semuanya kembali diblog ini. Selain karna merasa kesepian, ya, setidaknya setiap cerita yang saya tulis setelah postingan ini dapat berfaedah buat pembacanya.

Mungkin itu saja sih, buat hari ini.

Eniwei, kalo diliat2 sekarang ini, masih tetap banyak kok blog-blog yang masih tetap aktif menulis. Ada beberapa blog yang dulu saya kunjungi, sekarang sudah beda. Baik itu dari segi template dan tulisannya yang makin keren. Dan saya sangat salut sama mereka! Dorongan mereka tentunya lebih kuat (bicara soal dorongan kok saya mlah bayangin orang yang pengen kentut). 


Walaupun sebagiannya lagi juga memilih rehat sejenak atau rehat selamanya, saya tidak tau. Eniwei, see you in the next post!