Jumat, 11 Juli 2014

Gue "aneh"



Semenjak aku lulus SMA. Aku merasa ada hal-hal aneh yang terus diperdebatkan otak kanan dan otak kiriku sampai-sampai otak tengahku bingung dan mulai mengeluarkan cairan kental aneh dari hidungku. Selamat datang ingus...!!! Huaaaachingg..!!!


 Sorry. Salah masukin foto. Ini namanya bukan ingusan. Tapi anak ingusan

Kembali ke topik. Saya bingung apakah ini kelebihan, kekurangan atau kemaluan.
  
Mengapa tidak. Dari lahir sampai sekarang aku belum pernah merasakan permainan remaja yang namanya pacaran. By the way, it’s my secrets. Cuma aku dan kalian yang boleh tahu. Hihihihhh,...
  
Gue namain permainan karna yang sering gue liat cuma main-main. Mana ada orang yang pacaran paling kecil umurnya lima sampe 14 tahun, sampai menikah? Paling Cuma jadi ayah dan mami-mami-an. Paling yang serius kunamakan “hubungan” ketika mereka benar-benar konsisten melihat masa depan kebahagiaan mereka dan tidak pandang gengsi dari penampilan ataupun harta.

Gue pilih kemaluan bukan karna suka. Mungkin terlalu malu untuk mengungkapkanya. Atau mungkin terlalu malu melihat hasilnya. Jika ditolak. Diterima sih nggak malu. Pasti bahagia kan?

Dan foto diatas adalah foto teman gue. Namanya Zulkarnain. Manusia ter – aneh yang pernah lahir dari bulu ketek domba. Pada awalnya aku berfikir, orang seperti dia mungkin akan sulit untuk dapat pacar. Tapi setelah momen kakak adek-adek-an  berlangsung jadilah teman gue ini seorang superstar, idola, termasuk gue mungkin, dan kakak-kakak-an yang lain. Disanalah temanku ini mulai mendpatkan seorang kekasih, dengan sedikit bisikan2 dariku tentunya. Kelas dua SMA dia sudah merasakannya.

Tapi aku? Hanya bisa menonton. Aku baru sadar setelah melihat beberapa orang disekeliling. Rata rata dari sahabat lama yang sama bego nya dengan gue sudah memiliki pasangan. Ada yang buruk rupa, tingkah aneh, bahkan yang dulu tidak pernah kusangka bisa mendapatkan pasangan yang secantik itu ternyata sekarang memamerkannya padaku. Mereka ternyata hebat-hebat. Nah gue?.
  
Ini juga sepertinya masalah umur, rata-rata dari mereka juga terpaut lebih tua satu tahun dibanding aku. Wajar saja ketika masuk TK aku lebih cepat dari mereka. Jadi pikiran mereka sudah memasuki ranah dewasa lebih cepat dariku. But, it’s stil a problem. Bahkan banyak kok orang dibawah dari umurku yang sudah mempunyai pacar. Adek kelas contohnya. Tapi entahlah.

Disinilah letak keanehan gue. Dimana orang-orang disekitarku lebih sibuk perhatian dengan pacarnya memakai HP atau media yang layaknya tali penghubung antara satu dan yang lainnya. Sedangkan gue cuma sibuk perhatian dengan Pou kesayangan gue sendiri. Hiks!. Lihat dia. Dulunya paling seru diajak bego-bego’an, gila-gilaan, sekarang sudah layaknya orang dewasa yang sadar akan umur mereka. “Lu udah gede’ rey” suara itu yang paling sering terdengar olehku ketika mulai memikirkan hal-hal yang gila. Sepertinya mereka juga agak takut ketika melepaskan ke-liaran mereka. Nantinya akan tertangkap basah sama pacarnya. Hahahh. That awkward moment. Bayangin aja, ketika lo sedang joget-joget gila, buka baju, buka celana, sampai cuma make’ boxer, dan ternyata tanpa disengaja pacar lo datang dan ngeliat lo kayaki cumi-cumi kelaperan.Hahahahahhh....

Tapi, setelah difikir-fikir. Itulah kekurangan mereka. Mereka suka ke-gilaan dan bercandaan tapi malu untuk melakukannya. Inilah kelebihan gue. Aku bisa dengan bebas memikirkan dan berbuat hal-hal yang gila. Aku juga bisa berinteraksi dengan teman-tema cewek lainnya tanpa memikirkan kecemburuan orang lain. Bahkan bergandeng tangan layaknya orang yang pacaran. Dan hei, itu bisa kita lakukan terhadap semua teman perempuan.

Secara logika. Mereka memang lebih unggul soal mengerti tentang perempuan karna pengalaman. Aku hanya bisa menghela nafas ketika melihat orang-orang yang mencapai titik bahagianya dengan pasangan mereka. Manusia diciptakan berpasang-pasang, dan itu memang benar.

Bukannya aku betah dengan status ini, sudah dua kali aku mencoba. Tapi hasilnya, nihil. Cinta pertamaku tumbuh pada kelas  4 SD. Cukup lama. Selama hampir empat tahun aku menyukainya, tapi tidak pernah kuungkapkan secara langsung, hanya teman-teman yang kadang memberitahu dengan celoteh2nya. Dan yang kedua ini mulai berkembang. Seorang adek kelas. Aku mulai mengungkapkannya, dan hasilnya ditolak karna terlalu cepat. Perasaanku mulai tumbuh saat kelas dua SMA sampai sekarang, disini juga yang paling membuatku berkorban dan sakit sampai membuatku meneteskan air mata.  Dan anehnya keduanya sama ber-inisial A. Mungkin itu artinya “Aduhh, sakit”.

Sebenarnya ke dua hal ini, jomblo atau pacaran sama-sama baiknya, tidak ada sisi buruknya. Sisi buruk itu hanya akan timbul ketika kita mulai merasakan ke bosanan dalam status itu. Terkadang kita merindukan sesuatu yang sudah jarang kita lakukan saat menjalani sebuah hubungan. Olahraga, mimpi, dan menekuni hal lain contohnya.

Sudah menjadi hal yang wajar  saat menjalani suatu hubungan, kita lebih sering memperhatikan pasangan atau pacar kita bukan? Dibanding diri sendiri?. Dan terkadang ada titik dimana kita mulai merasa ingin diperhatikan oleh sesorang yang kita cintai, tentunya. Kita sudah mulai bosan dengan aktivitas yang itu-itu saja. Bahkan ketika kita mulai mencintai seseorang.

Berada dititik ini memang kadang membuatku bosan. Tapi justru disinlah titik yang paling seru. Saat aku menyukai sesorang, cukup memandangi dan memperhatikannya saja sudah membuatku bahagia, apalagi tanpa disengaja saling bertatap mata. Bagaimana jika berbicara langsung? Itu sudah sama jika diterima saat menembak sesorang. Dan lucunya lagi, disudut ini, kita bisa menertawai orang-orang yang bermasalah dengan hubungan mereka. Lihat saat mereka beradu mulut satu sama lain. Perhatikan sedetail mungkin wajahnya. Dan lihat wajah bego’ sang pria idaman. Hahahahh. Dibandingkan semua hadiah yg mereka berikan apa cuma itu hasilnya? Are you kidding me?

Disudut pandang ini. Aku tidak punya beban. Harus beli coklat saat valentine? Harus beli kue atau kado dihari ulang tahun pacar? atau harus keluar setiap malam minggu? No way!. Aku hanya keluar malam minggu saat disuruh oleh Ibu membeli ayam goreng untuk makan malam, atau saat ada acara tertentu.

Dan saat sahabat-sahabat ku mulai memikirkan wanita yang disukai atau menyukai mereka, semuanya berubah....



Gue keren kan...??? Hmmm,..Hmmm :v


Jumat, 04 Juli 2014

Insipirasi "First write"


Assalamualaikum WR. WB

Akhirnya, setelah beberapa kali niat untuk menulis namun tidak pernah sekalipun tergerak. Kali ini aku benar-benar membulatkan tekad untuk mulai menumpahkan ide atau kisah yang pernahku alami.

Ada beberapa alasan yang membuatku benar-benar ingin menulis. Pertama, beberapa hari sebelumnya aku membeli sebuah Novel yang entah apa yang sebenar-benarnya membuatku tertarik untuk membelinya. Mungkin karna penulisnya yang malang melintang sering terdengar di kupingku, atau mungkin juga karna buku itu berdiri teguh di dinding best-seller. Entahlah. Yang jelas saat aku mulai membacanya ribuan ide mulai menghampiri otakku, bagaimana mungkin buku setebal ini, semahal ini, saat kita membacanya hanya bisa menarik satu kesimpulan? Yaa, ini hanya cerita antah berata yang entah datangnya darimana, sebuah cerita yang cuma bisa kita baca dari awal sampai akhir. Dan ketika kita mulai sampai dititik akhir, nama si Penulis mulai kita elu-elukan. Anyway, it’s just a book!.

Dan aku mulai sadar saat mulai berpikir bagaimana jika mulai menulis. Banyak kisah atau pengalaman hebat yang bisa kutulis. Dan heyy, itu bisa menghasilkan uang jika terus di asah!. Kita hanya perlu duduk manis sambil membayangkan hal-hal hebat yang pernah kita alami. Hahhaaa! That’s good idea!

Dan alasan kedua, pernahkah kalian menghayal, termenung, atau berpikir, jika belum pernah, sebaiknya kalian mulai membuat rencana membeli tanah dan membuat kuburan untuk diri sendiri, Hahahhh, ini lucu, tertawalah :D

Maaf, Cuma belajar ngelawak, gak berhasi yaa,.. :’(

Beberapa kali aku selalu berfikir bahwa waktu itu selalu berjalan, dan mau tidak mau, kita pasti akan menghadapi deadline atau kematian. Dan setelah itu kita hanya tinggal kenangan bukan? (Cieee..., yang berpengalaman). Nah, lama-kelamaan kenangan itu, mau tidak mau akan hilang dimakan waktu.

Karya Leonardo Da Vinci “Monalisa”, ingat?. Sudah berapa lama karya itu bertahan, dikenang dan dipertanyakan. Kejadian tersebut sudah terjadi berabad-abad silam, tapi sekarang? Siapa itu Leonardo Da Vinci? Semua orang pasti tahu.

Karya Thomas alfa edison “Lampu” sebuah benda yang sudah tidak mungkin terpisahkan lagi dari kehidupan manusia. Karya yang kini membuat orang negro terlihat. Hahahh. Setiap orang saat melihat lampu pasti akan bertanya-tanya siapa penemu benda bercahaya ini. And yeahh, itulah yang gue maksud. Sebuah nama dibalik suatu karya!

Atau disaat kalian telah mengalami kejadian yang hebat. A great story! Yang tak bisa kalian lupakan. Tidak mungkin kalian hanya bergulat dan membayangkan hal yang itu-itu saja. Dan jalan keluarnya adalah berbagi. Mari kita bagikan cerita ini pada orang-orang. Hey people! It’s my story, my problem and my secret’s (maybe). Berteriaklah sekencang mungkin, berharap ada yang mendengar atau membaca pengakuan dosa kalian.

And then, this is me. Mulai menuangkan pengalaman, karya atau kisah yang mudah-mudahan bermanfaat bagi kalian. Disini gue nggak berharap imbalan uang seperti yang gue jelasin diatas, pasti juga datang sendiri, hehehh, Cuma berharap ada yang membaca, menghargai, atau berbagi ilmu di blog ini. Akhir kata. Selamat menjelajah, berpetualang dan membaca daerah senstiiv gue ^_^
Welcome to my Blog readers and bloggers. Mudah-mudahan bisa mengubah sudut pandang kalian melihat aneh dan lucunya kehidupan dari sudut sini.

Wassalam.