Minggu, 27 Desember 2015

Menulis (Antara lebay dan gaya hidup)


Waazzzzuuuupppp!!!! Everybody in the hole!
Oke. Cukup.

Pertama-tama saya mau ngucapin selamat hari Maulid dan natal bagi yang menjalankan dan yang menikmati. Semoga apa yang dimimpikan terkabul Minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin, gong xi fat muscle dan berotot (saya tau ini ga nyambung).

Tahun baru tinggal menghitung hari. Film Home alone dan Turboman sudah bermunculan dengan gagah berani. Yang menandakan liburan sudah dimulai. Di Indonesia tidak kalah, dengan film anak jalanan dan ganteng-ganteng serigala yang menandakan meningkatnya populasi gojek dan serigala darat di negeri ini. (Yeah)

Kemarin postingan saya sempat dibaca teman-teman se-angkatan di UMI dan ABI (Dibaca UMI, karna UMI yang paling utama baru ABI trus UKHTI dan AKHI) Arsitektur 2014 (Disingkat STUPA) Awalnya saya agak malu, tapi wajar-wajar saja karna tulisan yang dipublikasikan diblog pada dasarnya disajikan untuk pembaca yang membacanya jadi sudah pada hakikatnya tulisan itu dibaca. Bermanfaat atau tidaknya suatu tulisan tergantung dari perspektif pembaca.

Setelah menerima komentar-komentar yang agak miring sekitar 40 derajat (efek fisbang) tentang tulisan kemarin (Bagi yang belum baca silahkan diklik disini) saya selaku penulis di dinding lini akhir jaman ini menyimpulkan bahwa katanya SAYA INI LEBAY (duarrrr! efek gas meledak).

Hmmm.

Kalo saya baca sendiri sih. Memang lebay. Kayak tulisan princess lucu lagi nulis diaryy. Bahkan dari awal blog ini berdiri dengan kokoh saya sempat kebingungan 1 minggu tambah satu hari = 8 % kelembapan kamar (lagi2 efek fisbang) 
tentang bagaimana gaya penulisan yang nyaman buat saya supaya tidak terkesan sok bgaimana bgituu. Saya pun memformulasikan berbagai rumus gaya penulisan. Mulai dari memakai sudut pandang kekinian (contoh "gue hari ini sebel banget nich") kayak anak alay yang sering dugem di puncak monas.

Atau pake gaya bahasa aku/kamu yang terkesan puitis (contoh "Aku hari ini sedang dipuncak mental yang penuh dengan kontroversi) kan jadinya kayak tulisan detektif Vickynisasionalbertanduksepuluhberekorssembilan.

Atau pake nama samaran (contoh "mawar hari ini tidak meracik bakso ****) atau pake sensor (contohnya "saya***** melati ***** dan ****diranjang") POKOKNYA SENSOR SEMUA HOHOHOoo.

So. 

Akhirnya saya memilih dominan memakai gaya bahasa "saya" bukan "gue" atau "aku". kadang saya pake semuanya kalo kalimatnya lagi pas. Dengan gaya bahasa ini saya menulis bagai sirup DHT dibulan puasa yang mengalir ditenggorokan. LANCAR! (jangan tanya mabut atau tidak!) intinya saya merasa bebas dalam menulis.

Pandangan orang-orang yang berpendapat menulis kejadian hidup sehari-hari itu lebay arap dimaklumi saja. Itu hak mereka sebagai pembaca. Tapi ingat lebay dalam kamus Prof. Reyhan Davinci. MT (Master Timpe) berarti berlebihan dan karya yang hebat dan keren itu biasanya berlebihan (contoh berlebihan dana produksi, berlebihan keren dan berlebihan aktor cantik) pokoknya berlebihan fans (muehehehh).

Intinya menulis adalah cara saya menyampaikan sesuatu untuk dibaca, hobi saya, cara saya berbicara sepenuh hati dan mencari teman, dan blog ini adalah tempat saya mendokumentasikan sebuah "Hidup". Karna :

"Saya tidak mau mati sia-sia"

Dengan karya nama kita abadi. Jadi? Berkaryalah! buat namamu abadi. Manfaatkan berbagai media teknologi yang berkembang dan sebarkan virus yang bermanfaat bagi orang lain.

And then. Matilah dengan damai, dengan nama yang diingat dari generasi ke generasi.

Kenapa jadi ceramah.....
Ok, teman-teman mungkin sekian yang dapat saya tulis untuk hari ini. Mau lanjut kerja tugas SKB-----> Showroommmmmmmmmmmmmmm. Oiya ada juga tugas LAB Stupa kemarin sudah kumpul tapi tidak diterima ****!!! makanya diperbaiki lagi.

Selamat beraktifitas dan selamat berhibernasi bagi spesies yang menjalankan. Akhir kata LAMENTINUS! (artinya sekian)

.

Minggu, 20 Desember 2015

Percaya dengan alat (Percobaan Fisika Bangunan)

Haloha! Apa kabar teman-teman pembaca. Hari ini saya sempatkan lagi waktuku untuk menulis, walaupun sekarang ini saya lagi terjepit sama yang namanya tugas yang membabi buta. Mulai dari tugas Fisika bangunan, Cad, Studio perancangan, Perkembangan arsitektur, SKB (Struktur Kontruksi Bangunan) dan tugas beres-beres rumah (Termasuk mencuci, memasak, dan ngupil).

Hujan juga sudah mulai rajin-rajin nya, sudah 4 hari berturut turut dia nangis (Mungkin dia di-php sama manusia) karna kemarin kita mintanya hujan. Pas hujan turun malah kita-nya yang mengutuk kalo hujan datang (Duh!) Karna itu juga saya yang kena imbasnya. Atap di setiap objek vital saya mengerjakan tugas bocor sehingga mengakibatkan sebagian tugas saya basah. Betul kata senior. Semester tiga itu susah karna bekerjasama dengan hujan (Romantisnya). Mungkin kita bisa bekerja sama dengan matahari dan power rangers untuk membasmi tugas dan hujan (Hehehe)

Saya mau menceritakan sesuatu teman-teman. Kejadian ini bermula ketika saya dan tim kelompok percobaan Fisbang melakukan penelitian yang namanya Artificial light as colour impact. Dalam penelitian ini kita disuruh mengamati cabe-cabean. Eh, maksudnya lampu beserta perubahan warnanya ketika terkena berbagai jenis lampu. Hari itu saya bertugas merekam, teman saya yang namanya iwan kariyono memegang luxmeter (Alat mengukur tingkat pencahayaan) beserta teman-teman yang lain yang mengamati, ada juga yang mencatat.

Prof. Iwan Kariyono sedang melakukan penelitian.
Dalam proses merekam semuanya hening dan serius memperhatikan. Setelah waktu yang ditentukan selesai (Tiiit) suara stopwach berhenti.

Saya                     : Sudah!
Teman 1               : Berapa tingkat pencahayaan nya iwan?
IwKar                    : Tunggu dulu (Sambil menggoyang-goyangkan alat)

Melihat itu saya penasaran apa yang dia buat.

Saya                       : Kenapa mu kasi begitu?

Saya melihat angka pada luxmeter hanya menunjukkan 0.00

Teman 2               : Ededeee, lamanya obet (Nama alias Iwan kariyono. Selain dipanggil                 Iwan kariyono ia juga bisa dipanggil Obet, Iwan Buton dan Muka                        beton karna kelebihannya berwajah beton)
Saya                      : Kenapa bisa 0.00.

Setelah cukup 5 menit menganalisa secara seksama dan dengan tempo yang selama-lamanya. Iwan pun angkat bicara.

IwKar                     : Hasilnya 0.00! (Dengan nada yang tegas)
Teman 1               : Ih, Kenapa bisa begitu?
Saya                     : Padalah semua lampu tadi ada semua nilainya, masa ini tidak ada.
Teman 2               : Tidak salah ji itu obet?
IwKar                    : Ini memang begini nilainya. Tulis saja! (Nada suaranya bertambahtegas)
Teman 2               : Ih, tidak boleh begitu obet, ulangi coba
IwKar                    : Saya sudah bilang 0,00 (Intonasi suaranya bertambah cepat) Tulis                                         saja....Kau tidak percaya alat kah? (Dia menggertak)

Kami pun semua tertawa mendengar celoteh atau tangisan atau gertakan atau, entahlah disebut apa gaya bicara makhluk seperti dia. Kami pun dengan bodohnya percaya dengan alat kata si Iwan Kariyono.

Minggu lalu sempat menjadi minggu yang sangat sial. Dimana motor, print, dan laptop ku bekerjasama membuat adegan sedih (Sama-sama tidak mendukung)

Diketahui :
Motor   = Kuncinya hilang (Habis dibegal) Yang pake bukan saya, tapi teman saya.
Print     = Rusak (Diduga kertasnya nyangkut terus)
Laptop  = Cas nya tidak bisa masuk (Kadang bisa, kadang tidak)

NB          : Aplikasi Autocad di laptopku juga sering error karna tersangkut dan keluar tanpa alasan yang jelas.

Penyelesaian:
Motor   = Om datang dari pinrang + Dipebaiki + Kuncinya diganti
             = Aman!
Print      = Rencana mau perbaiki sendiri - Tapi gak tau yang bermasalah apanya
              = Error
Laptop  = Casnya saya ikat2, gulung2 dan lipat2 – Tambah rusak
             = Beli laptop baru! (Muehehehh)

Apapun masalahnya saya tetap berharap semua tugas di semester ini bisa saya selesaikan dengan baik teman-teman. Selain itu saya tetap selingi dengan membaca buku dan buku yang selesai saya baca akhir-akhir ini bukunya Jefferly herlian yang judulnya tentang SEO-SEO begitu dan masih ingat buku biografi dari Andy F Noya yang di TTD langsung sama dia? Yupz, bukunya baru kemarin saya selesai baca.

Overall, mudah-mudah akhir tahun ini bisa menjadi semester yang paling berkesan baik. Dan berharap kedepannya blog ini semakin banyak pembacanya. (Hehe)
Mungkin sekian yang dapat saya sampaikan. Saya Reyhan Ismail melaporkan langsung dari tempat kejadian.

Bdw, saya sekarang ada dikamar guys, yang dingin nya bukan main. Ac tetapji jalan dan diluar tetapji juga hujan. Sambil kerja-kerja tugas CAD.


Senin, 23 November 2015

Kesibukan minggu ini


Selamat malam gayus!
Ketemu lagi kita pada kesempatan kali ini. 


Kemarin saya lumayan sibuk kerja tugas. Minggu ini tugas mulai membabi buta. Tidak pandang wajah dan bulu. Semua divonis harus jadi sebelum deadline. Berikut tugas yg diberikan program studi saya Arsitektur UMI semester 3 sampe hari ini :
  1. Tugas Besar (Studio Perancangan) Saya lupa judulnya apa....
  2. Tugas Studio perancanngan (Rumah mewah) saya bingung dengan tugas ini. Mewah kan tergantung pendapat orang lain. Saya liat kandang ayam saja sudah mewah. 
  3. Tugas Besar Struktur Kontruksi Bangunan 2 (Tempat jual beli mobil bertingkat. Kalo tidak salah minimal 8 tingkat) sekalian sampe tingkat mayor atau kapten! 
  4. Tugas Lab Struktur Kontruksi Bangunan 2. Yang ini agak sulit, karna katanya harus dikerja di Lab :( 
  5. Harus masuk lab Fisika Bangunan (Mulai jam stengah 8 sampe jam 6!) Ini pengalaman pertama saya menginjak yang namanya lab fisbang. Katanya sih agak sadis. Hari rabu nanti saya akan mulai masuk lab perdana. Doakan ya! 
Itulah tugas yang sangat berat dan membuat.




Mudah-mudah semester ini dapat kami jalani tanpa kendala sakit-sakitan ataupun tipes-tipesan. Katanya senior yg sudah menjalani proses ini bnyak yang sakit. Karna berhubung cuaca untuk smester ini juga sangat mendukung. Awan akhir-akhir ini mulai tak canggung memuntahkan air hujan nya.

Kadang diwaktu-waktu seperti ini penyakit mulai berdatangan But, semoga saja bisa berjalan dengan lancar tanpa ada yang sakit dan nilainya bermasalah.

Mungkin cukup sekian tulisan minggu ini yang dapat saya posting. Kalo besok2 saya sudah jarang post, Maklumi saja, karna saya sudah jelaskan tadi diatas. Tapi kalo nanti selesai, saya akan menulis seintensif mungkin, Hehe. 

Terima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca tulisan tidak penting ini. Sekarang waktu kamu 5 menit terbuang sia-sia hanya untuk membaca posting ini. Wakwaww. Bye! dan Selamat malam dan selamat beristirahat dan selamat kerja tugas! (ini yang paling penting!).

Sabtu, 21 November 2015

Bintang di Minggu pagi


Malam ini sabtu malam
Malam yang tak ramah bagi kesendirian
Malam bertemunya dua insan
Yang saling mengungkap rindu

Didalam bilik aku masih duduk sendiri
Bersandarkan kursi karat
Dibungkus dengan gelap
Bermimpi masih banyak cahaya
Yang lebih dari lilin kecil ini

Menulis bait per bait harapan

Diluar sana orang bersenang-senang
Menghabiskan waktu dengan riang
Tangannya erat saling memegang

Makan malam yang lebih nikmat
Dari mi instan yang kusantap malam ini

Menghangatkan diri satu sama lain
Jauh lebih dari dinginku malam ini

Malam per malam sama saja
Baris per kata dari kesedihan ini
Tak tau harus singgah dimana

Bahkan bintang esok pagi
Tak tau harus mengadu kesiapa.


21 November 2015
Penulis : Muhammad Reyhan Ismail

(Sumber gambar : blog.horizonsuniversity.org)

Apa Salahnya Memilih Hidup Sederhana?



(Sumber gambar gubuk-santri.blogspot.com
Dalam hidup, orang-orang seringkali berekspetasi bahwa gaya hidup yang mewah adalah cara meningkatkan derajat dalam bersosial. Hal ini dilandasi oleh persaingan ego yang sangat tinggi. Pernahkah anda merasa minder atau iri ketika ada seorang teman yang mempunyai sebuah mobil dan dipuji-puji ibarat derajatnya lebih tinggi dari kita? Atau pernahkan anda dibedakan bedakan dengan orang yang berpenampilan menarik hanya karna pakaian kita tidak lebih keren dari orang yang berpenampilan menarik tersebut?

Saya selalu menghindarkan diri dari hal seperti diatas. Bahkan dalam beberapa kasus, saya sering ditanya-tanya “Orang tuamu orang yang berkecukupan, mobil orang tuamu banyak tapi kenapa gayamu seperti ini?” jika ditanya seperti itu saya hanya bisa tersenyum. Terserah mereka mau menganggap senyuman itu tanda setuju dengan pertanyaan mereka atau tidak.

“Apa hebatnya berpenamplian keren dari hasil pemberian orang tua?” saya sering berceloteh dengan kata itu dengan teman-teman di kampus saat melihat mobil yang diparkir oleh kebanyakan mahasiswa yang berkecukupan. Rasa iri teman-teman saya sering tak terhindarkan. Apalagi ketika si pemilik mobil keluar bersama pacarnya sambil memamerkan rambutnya yang berminyak dan aroma wangi dari mobilnya.

Tak pelak kebanyakan dari mereka memilih memaksakan diri sendiri untuk berpenampilan mewah agar level derajat hidupnya bisa dipandang tinggi dari orang lain.

Yang awalnya makan kenyang bisa di warung kampus perlahan mulai beralih ke KFC, Solaria atau Pizza hut, yang dulunya sering menggunakan pakaian cakar, karna ego mulai beralih ke pakaian bermerek seperti Hugo Boss dan Adidas. Ujung-ujungnya hanya memberatkan diri kita, terlebih lagi orang tua.

Dalam dunia penulisan, untuk menciptakan karakter kita membutuhkan needs dan wants demi menentukan tujuan diciptakannya karakter. Needs sendiri adalah kebutuhan karakter sedangkan wants adalah kemauan karakter.

Akhir cerita yang happy ending dalam sebuah karya fiksi baik itu film atau tulisan, karakter needs selalu jadi hasil akhir daripada faktor wants nya yang selalu dikejar karakter di awal hingga pertengahan cerita. Begitupun ego kita dalam kehidupan sehari-hari. Kita terlalu sibuk mengejar wants, sehingga melupakan faktor needs yang berpotensi membuat akhir cerita kita menjadi happy ending.

Terkadang memamerkan kekayaan seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman ataupun minder bagi orang-orang yang tidak mampu, akibatnya orang yang tingkat ekonominya menengah kebawah selalu menghindar dengan orang yang tingkat ekonominya lebih tinggi. Hasilnya? Akan mengganggu kehidupan bersosial masing-masing kelompok.

Selain faktor diatas, orang-orang sukses kebanyakan terbiasa hidup sederhana. Masa lalu yang sangat sulit menyadarkan mereka untuk lebih dini berinvestasi dengan kerja keras, berani mencoba dan pantang mundur terhadap setiap penolakan dalam meraih pencapaian dimasa yang akan datang. Itulah sebabnya rata-rata orang sukses didunia lebih memilih berkehidupan sederhana sekaligus memberi contoh bagi penerusnya kelak.

Salah satu tokoh sukses yang berkehidupan sederhana adalah Warren Buffet, ia adalah orang terkaya kedua dunia menurut Forbes, di belakang Bill Gates. Di Indonesia sendiri ada Dahlan Iskan, Akbar Faisal dan Bob Sadino.

Bagi saya sendiri, kesederhanaan itu ibarat celana jeans yang isi kantongnya sedikit. Semakin sedikit kamu isi semakin nyaman dan bebas kamu bergerak. Dan yang paling terpenting kamu akan selalu ingat letak barang yang kamu simpan.

Yang pastinya hidup sederhana adalah pilihan.



"Kesederhanaan itu ibarat celana jeans yang isi kantongnya sedikit. Semakin sedikit kamu isi semakin nyaman dan bebas kamu bergerak. Dan yang paling terpenting kamu akan selalu ingat letak barang yang kamu simpan"
Muhammad Reyhan Ismail
(Penulis)

Artikel ini juga diposting di Kompasiana : http://www.kompasiana.com/reyhanismail/apa-salahnya-memilih-hidup-sederhana_564f3a235293732505fdd9a5

Selasa, 17 November 2015

Ketemu sama Andy F Noya dan Open Mic pertama

Assalamualaikum guys :D

Oke, minggu ini adalah minggu yang sangat berbahagia untuk kita semua. Tapi ada juga kabar duka, salah satunya penyerangan teroris dikota Paris, Perancis. Entah atas dasar apa mereka melakukan penyerangan keji seperti itu. Tapi satu hal yang saya yakini. PELAKUNYA BUKAN SEORANG MUSLIM! 

Siapapun pelakunya, apapun alasannya dan walaupun dia mengaku seorang muslim. Saya 100% tidak percaya! Atas dasar apa mereka melakukan hal bodoh tersebut? Apakah islam mengajarkan kita saling membunuh? Apalagi korban yang tak bersalah?.

Oke, mari kita saling mendoakan. Tapi satu yang perlu kita ingat. Jangan terlalu terbuai dan tergila-gila meneteskan air mata bahkan mempromosikan diri "Pray for paris" atau memasang foto profil ibarat fans fanatik "Pray for Paris". Masih banyak korban penindasan lain diluar sana, Palestina, Syiriah, dan tentunya negeri kita Indonesia. Dan saya berdoa untuk seluruh korban penindasan dan terorisme atas kelompok-kelompok yang menyatakan dirinya kebenaran. Bukan hanya untuk paris, tapi untuk semua negara korban terorisme. #SalamDamai

***

Terlepas dari itu semua minggu ini adalah minggu yang paling berkesan. 

Kenapa?

Pertama, akhirnya untuk pertama kali dalam seumur hidup saya bisa naik open mic. (Hehe) Berikut videonya: 
Note (Jangan hiraukan penonton nya)

Yang mukanya jelek sudah bisa dipastikan. Itu bukan saya.

Bagaimana? Keren kan? 
Cuma orang bodoh yang bilang keren. Iyalah! Namanya juga pertama. Tidak bisa langsung keren, perlu proses pembelajaran lagi. Saat selesai tampil Stand up comedy teman saya yang namanya Haris bilang "Nda cocok ko jadi stand up comedy men" trus saya bilang "Itu wajar, namanya juga belajar" untungnya perkataan itu bisa saya kelola dengan pikiran yang tenang. Kalo tidak mungkin akan saya terima mentah-mentah dan tidak mau tampil lagi.

Oiya, lokasi stand up saya di video itu di Kafe Ogi di Jln Abdesir, Makassar. Pas di malam nobar bertandingnya Valentino Rossi dengan Jorge Lorenzo di sirkuit terakhir Valencia, memperbutkan juara dunia Moto GP. Dan saya tampil setelah pertandingan selesai.

Kalo orang-orang disana bereriak riuh karena menonton kehebatan Rossi, saya berteriak karena bingung mau bawakan materi apa nanti. Orang-orang yang datang malam itu tidak sesuai ekspetasi saya. BANYAK SEKALI!. Apalagi cuma saya yang tampi Stand up. Sangat tidak wajar bagi komika pemula. But, show must go on!


Video ini saya ambil dari kamera teman saya Andika. Dan untungnya ada yang merekam tanpa minta izin sama saya (hehe) 
Ternyata stand up itu lumayan sulit. Dari sini saya belajar bahwa cara penyampaian satu bit harus jelas. Materi yang disampaikan juga sangat perlu disesuaikan dengan keadaan penonton.. Dan satu lagi. Jangan terlalu sering tertawa. Semoga dari sini saya bisa belajar untuk lebih baik lagi kebelakangnya.
Setelah kejadian Penampilan yang memalukan itu. Teman-teman dikampus, bahkan senior mengira saya anak komunitas Stand Up Comedy. Contohnya seperti dibawah ini :


Ini sudah kayak mencari tersangka pencabulan.
Beringas!

Dari situ semua tatapan teman-teman yang belum mengenal saya terlalu jauh berubah. Matanya seakan berkata "Kata-kata lucunya dong" pandangan mereka ke saya seakan melihat anak Stand Up Comedy yang senantiasa melucu setiap saat. Dan, jujur saya orangnya pemalu. Kadang pemalu kadang kurang waras. Begitulah hidup.

But, Kalo ada yang menawari saya untuk open mic, mungkin akan saya terima. Sangat bermanfaat sebagai media pembelajaran dan mempermalukan diri sendiri seperti yang kalian lihat di video diatas. (Tolong jangan diputar lagi, cukup dilihat sekali)


Kedua, ada yang tau acara televisi Kick Andy ? Hmm.


Promosi Buku biografi Andy F Noya 2015
Dukung kami sebagai pasangan Presiden dan Wakil Presiden 2050. Hehe, Baju couple ter-keren se-antero jagad pedagang baju.
Ada yang tau ini siapa?

Dialah Andy F Noya ! Waktu hari Senin dia ada Meet n Greet di Mall Panakukang Makassar, tepatnya didalam Gramedia. Dan akhirnya, sepulang kuliah saya langsung menuju MP (Sebutan untuk Mall Panakukang) Setiba disana didepan Gramedia sudah terlihat banyak pengunjung yang datang. Dari kejauhan sudah sangat terlihat kepala dan kumis Bang Andy F Noya yang khas memegang mic sambil berdiri menjelaskan.. (Hehe, Maaf ya Bang)

Dari sana saya langsung masuk ke Gramedia. Wah, ternyata benar Bang Andy F Noya yang mukanya malang melintang di program Metro TV Kick Andy. Baru pertama kali saya ketemu langsung seperti ini. 

Tidak puas sampai disitu, saya langsung dengan gesit mencari celah yang ada untuk maju kedepan. Didepan dia bercerita sedikit tentang isi bukunya. Saat sesi tanya jawab ada juga penulis buku yang bukunya lumayan terkenal (Kata dia) yang ikut bertanya dan diperbolehkan promosi buku (Sebenarnya tidak penting untuk dibahas) Tapi disitu saya semakin termotivasi untuk ikut menulis buku. Satu kalimat pertanyaan yang saya dapat dari pertanyaan nya yaitu "Menulis buku dulu baru sukses atau Sukes dulu baru menulis buku?" Bang Andy kemudian mengulang pertanyaan si penulis buku tadi ke penonton dan penonton pun serentak menjawab "Menulis buku dulu!" Tanpa terduga Bang Andy menjawab "Keliatan semuanya yang ada disini belum ada yang sukses" penonton pun sontak tertawa.

Diujung acara ada sesi foto yang terlebih dahulu kita harus antri. Saat antri saya dengan lincah mencari posisi terdepan dan ketika sudah mulai dekat kedepan, saya melihat peserta yang diajak berbicara oleh Bang Andy F Noya, bahkan ada yang menyuruh Bang Andy memegang kertas yg mungkin tulisannya untuk pacarnya?  atau gebetannya?. Saya juga mau seperti itu, tapi untuk siapa? saya kan Jomb.... Ah, lupakan.

Didalam antrian yang sudah mulai mendekat dengan giliran saya. Saya berfikir, apa yang akan saya katakan dan lakukan sama Bang Andy?  Saya mulai berfikir untuk meminta, "apakah saya boleh memgang kepala bapak?" atau "Bolehkan bapak kayang sambil difoto sama saya?" atau "Bolehkah bapak sikap lilin terus promosi blog ini?" Mungkin terlalu extrem, Tapi mungkin saya bisa jadi terkenal dengan itu. Namanya juga Greget. Hehe.

Hingga akhirnya giliran saya. Perasaan saya terlalu gugup. Dalam hidup baru pertama kali saya bertemu Public figure seperti dia. Tapi tiba-tiba ada perempuan yang menerobos mendahului giliran saya. "Foto dulu" kata dia "Ngga boleh gitu mba" sahut petugas gramedia" dengan muka merengek, Bang Andy kemudian bilang "Minta izin dulu dong sama yang punya giliran" Saya dengan senyum yang agak kecut bilang "Hehe, iyaiya boleh, silahkan mba" padahal dalam hati "Kenapa tidak minta foto bertiga sama saya?" Akhirnya mereka selesai berfoto dan saya maju lagi memberikan buku Biografi Bang Andy F Noya untuk kemudian di tanda tangani, Yeeeaayyy.

Bang Andy bilang ke saya "Kamu baik juga ya, kalo cewek aja, pasti di iya-in" saya bingung mau jawab apa untuk tetap cool didepan nya, saya hanya membalas dengan tertawa paksa. 

Setelah itu kami foto dan jabat tangan. Tangan nya hangat, pembawaan nya sangat tenang, beda dengan tangan saya yang sedingin es batu di penjual cendol. 

And Finally, hasilnya kayak foto diatas dan dibawah ini

Bahkan dapat buku yang ada tanda tangannya langsung

Sampul bukunya seperti ini. (Tetap mempertahankan gaya rambut dan senyumnya yang khas)

Dan sekarang ini saya ada di warkop yang sempat mengecewakan saya di post ini: Kecewa dengan pemilik warkop. Sambil mendengar lagu khas Makassar yang tidak saya mengerti liriknya dan ditemani secangkir milo dingin. Jadi totalnya Rp.16.000,- Lumanyan dipake makan 5 hari. Tapi biarlah dia terbang dengan tenang bersama paket internet di warkop ini. Demi mempost di blog ini apa sih yang tidak. 

Alasan saya kesini sebenarnya hanya untuk meng-upload video Stand Up pertama saya dan beberapa lagu cover di Soundcloud saya rhey_davinci. Alasannya karna kalo pake wifi hp, pasti proses upload nya lambat, apalagi untuk ukuran video dan lagu. Jadilah saya disini bersama teman saya Fahri yang kebetulan mau kesini juga.

Mungkin untuk minggu ini cukup sampai disini. See you in new post guys. kalo post ini menarik silahkan dibagikan. Kalo jelek silahkan didoakan supaya penulisnya sadar.
Oiya, jangan lupa komentar nya teman-teman. Sempat ada yang mau kritik atau saran yang sangat membangun atau apalah, yang mungkin menjanggal di sanubari yang lumayan dalam, silahkan di komen dengan seburuk hati.
Akhir kata dari saya penulis yang ber-yang.
Wassalam.


Kamis, 05 November 2015

6 Cara menambah Followers Instagram

Hey! Ketemu lagi kita diii.....?

Penjual mi pangsit dekat rumah!!! :D
Bdw, dalam satiap postingan saya, selalu tentang persoalan pribadi (yang tidak penting). Jadi hari ini saya akan membagikan postingan mengenai artikel tips dan trik bagaimana cara menambah followers instagram.

Rahasia menambah followers
Lihat jumlah followersnya, akun instagram ini baru 1 menit saya buat. Followersnya sudah mencapai 333. Hebat kan?

Baiklah, untuk kalian yang mau followersnya banyak dan real kayak akun diatas silahkan coba beberapa tips pasti dibawah ini. Dijamin followers akan nambah! simak baik-baik. 1.........2......................................................3 (Action!)

1. Aktif

     Kalo kalian mau menambah followers di instagram, tentunya kalian harus aktif. Dengan kata lain upload terus foto kalian di Instagram secara rutin. Hal ini sangat berfungsi sebagai media eksistensi kalian dimedia tersebut. Orang-orang yang main instagram pasti akan sering-sering melihat wajah kalian dan tentunya kalian akan terkenal sebagai anak instagram sehingga wajah kalian bertambah ganteng karna keseringan dilihat.


2. Download Kamera 360

    Nah! Tips ini yang paling pokok. Download aplikasi camera 360 dimanapun anda memakai instagram. Supaya wajah anda keren maksimal sehingga potensi kegantengan/ kecantikan anda terlihat. Seperti yang dibawah ini nih:






Mahakarya kamera 360....


    Bahkan bisa mengubah benda. Amazing!!!

Bagaimana? masih blum percaya?
Tunggu apalagi download camera 360 sekarang juga dan ubah wajahmu menjadi idola kalian!

3. Sering-sering pake Hastag
     Yupz! Hastag ini sebenarnya berfungsi sebagai penunjuk jalan, label, tema, atau apapun yang berkaitan dengan apa yang kita posting di instagram. Namanya juga hastag yaa bentuknya seperti ini "#" kalo dijaman orang tua kita, mereka menyebutnya "tanda pagar" seperti yang Princess lakukan untuk menambah followers i.

Ini adalah Hashtag. Sebenarnya sih  Daftar pustaka...

Kalo perlu buat hashtag sepanjang cerpen, atau kalo bisa jadikan novel deh, atau kamus lebih keren. Intinya buat supaya seluruh dunia tau bahwa kamu sedang memposting foto. Hasilnya pasti akan Cetarrr membabi buta!

4. Koment ig orang yang punya banyak followers
            Ini juga termasuk penting loh. Pertama-tama cari akun instagram seseorang yang banyak followersnya, jelek dan tidak terlalu terkenal. Seperti akun dibawah ini.

Perhatikan mukanya, namanya, dan followersnya. Sepertinya sangat asing kita dengar

Caranya? komentari setiap fotonya. Usahakan cari perhatian disetiap selip-selip orang yang berkomentar, karna bisa jadi tidak sedikit orang yang berkomentar di akun nya. Usahakan komentar kamu yang dominan disetiap fotonya. Wajib, kalo followersnya mau nambah!

5. Jadikan blog ini sebagai daftar pustaka di setiap makalah
       Sebagai seorang pelajar atau mahasiswa, tips berikut ini dijamin  ampuh sebagai media promosi sejagat sekolah ataupun kampus.
      Caranya adalah, disetiap tugas sejenis makalah atau paper tulislah alamat blog ini, seperti ini:


Ini namanya sambil menyelam ikut tenggelam.
Eh, maksudnya sambil menyelam minum air


6. Posting Mantra Ampuh
    Senjata utama pada sebuah artikel biasanya terletak diakhir. Sama seperti bit dalam materi Standup comedy. Punchline nya biasa terletak pada akhir kalimat yang membuatnya semakin menarik. Intinya tips yang paling terakhir itu yang paling ampuh dari yang tidak ampuh.
    Mau tau caranya bagaimana? Sederhana saja sih. caranya yaitu, adalah sebagai berikut yaitu adalah memposting foto dibawah ini. Jangan lupa mantra nya ditulis di caption dengan hastag #OrangTergantengIndonesia atau #IndonesianHandsomePeople. 


Lebih mirip pengadu ayam sih.
Tapi ini yang diposting!
Ini diabaikan saja.

Itulah tips dan trik cara menambah Followers Instagram dari saya, Terbukti followers nya pasti meningkat. Khusus untuk tips yang terakhir, bisa dilakukan di akun mana saja. Kalo tidak berfungsi silahkan lakukan hingga 5 kali. Kalo masih belum ada perubahan silahkan melapor ke saya. Atau hubungi dokter kejiwaan terdekat. Sekian. Terima kasih :)
Dari Reyhan Ismail, melapor langsung dari tempat kejiwaan...

Kamis, 29 Oktober 2015

Wanita diujung waktu

Di ujung kursi sepapan itu
Aku bagai seorang pencuri
Pencuri waktu yang menatap binar wajahmu
Sesekali aku  berbalik agar kau tak mengerti

Kulihat lagi


Matamu bulat

Sama seperti ibuku
Alismu melengkung hitam
Hingga aku berbalik lagi

Kulihat lagi


Kau masih memandang lapangan hijau itu

Tadi kaki ku juga berlari disana

Sesekali bola mata kita saling berhadapan


Tidak!


Mungkin kau tidak menatap bola mataku


Kau menatap seorang adam disampingmu

Tersenyum tipis 
Rona wajahmu memerah
Bahkan kalian saling membalas tawa

Aku berbalik lagi

Mungkin sudah waktunya untuk pulang...


(Penulis: Muhammad Reyhan Ismail)




Rabu, 28 Oktober 2015

Post penting!

Kemarin tanggal 27 Oktober dan hari itu adalah hari Blogger Nasional dan saya sempat membuat karya desain grafis yang saya post di media sosial, bentuknya seperti ini.

Gimana? Keren kan? Keren lah!
"Sambil menyelam minum air keras" mungkin kata-kata itu yang cocok untuk saya di hari blogger nasional ini. Coba perhatikan desainnya. Perhatikan setiap tulisanya. Dipojok bawah saya beri alamat blog ga' penting ini dan akun twitter saya tentunya.

Saya pun memposting desain ini kepenjuru dunia kelurahan yang saya punya, seperti instagram, facebook, bbm, dan line. Hasilnya sih dapat satu retweet di twitter dan satu followers (Hiks), seluruhnya like semua. Padahal pengerjaannya 3 jam loh. Iya, 3 jam. Sekedar info saja, desain grafis itu susah-susah gampang. Susahnya ya untuk pencampuran warna, toolsnya (Sebagai desain grafis pemula saya masih belum tahu banyak tentang tools yang ada) ide, temanya atau kesan yang ditimbulkan dalam desain dan masih banyak lagi

Gampangnya?

Kita hanya perlu duduk, klik sana klik sini, geser sini geser situ sambil menuangkan kreatifitas yang ada. Gampang kan? Tidak perlu lari keliling komplek, push up dan sikap lilin. Tidak perlu! kecuali kalo mau greget.

Software yang dipake?

Software yang saya pake adalah Corel draw X6, software yang kebanyakan dipakai para pendesain grafis. Sebenarnya masih banyak software yang bisa dipakai, contohnya Adobe ilustrator (bagus) dan Photoshop (bagus juga) tidak mabut. Tergantung dari keahlian masing-masing.

Dan sekarang adalah tanggal 28 Oktober, hari dimana para pemuda-pemudi Indonesia menyorakkan Sumpah nya, hari dimana mahasiswa turun kejalan, dan hari dimana kita merefleksi kenangan sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 lalu. Untuk sejarahnya saya tidak akan membahas nya panjang lebar disini, tapi bagi yang lupa pelajaran sejarah waktu SMP. Silahkan klik Disini.

So?

Hari ini saya tidak turun kejalan. 

Berarti kamu bukan mahasiswa?

Mahasiswa itu bukan berarti harus turun ke jalan sambil bakar ban. Kalo mau dibilang turun kejalan, tiap hari saya turun kejalan, kalo mau kekampus saya turun kejalan, ke Mall saya turun kejalan, pulang ke Pinrang saya turun kejalan.

Naik motor. Kalo jalan-jalan, terlalu jauh.

Bukan nya menyalahkan metode tersebut. Setiap orang atau kelompok mempunyai cara dan teknik tersendiri untuk menuntut sebuah perubahan. Jadi semuanya pasti akan kembali lagi bagi objek tersebut (gitu). Juga, kalo dipikir-pikir. Mahasiswa itu orang yang cerdas dan kritis jadi segala sesuatunya pasti dipikir dulu matang-matang sebelum dilakukan (percaya deh!)

Jadi apa yang kamu lakukan sebagai mahasiswa di hari sumpah pemuda ini?

Sederhana sih. Daripada kurang kerjaan. Berhubung hari ini juga tidak ada mata kuliah jadi saya membuat satu karya sebagai ucapan untuk hari ini. Penampakan nya seperti ini.


Keren kan? Iyalah keren.

Finally. Di hari sumpah pemuda ini saya sadar Negeri ini mengajarkan banyak hal kepada saya, Saya lahir, besar dan mungkin mati disini, saya makan hasil tanahnya, saya minum airnya, dan saya menikmati kekayaan alamnya. Tapi apa yang saya berikan terhadap Negeri ini tidak seberapa. Laksana satu bulir air dari kaki semut yang jatuh kedalam samudra. 

Perjalanan saya masih panjang dan semoga suatu saat, apakah itu besok, lusa, minggu depan, bulan depan atau tahun depan sekalipun mudah-mudahan saya bisa mengharumkan nama baik Negeri titipan nenek moyang kita ini. Indonesia.

And than, Hari ini saya hanya mau mengucapkan. 

Selamat Hari Sumpah Pemuda yang ke-87. Karna berbeda kita satu, karna berkarya kita besar! Ayo bangkit pemuda Indonesia! 
-Reyhan Ismail (Penulis)





Minggu, 25 Oktober 2015

Awal Nge-Blog

Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang awal mula saya menjajaki dunia blog. 

Blog, sekarang sudah tidak asing lagi ditelinga kita dan sudah banyak blogger (sebutan untuk pelaku, pembuat atau penulis blog) yang sukses dengan konten-konten nya tersendiri yang dimuat dalam blog mereka masing masing. Contohnya di Indonesia sendiri ada Raditya dika, Bena kribo, Alitt susanto dan masih banyak lagi blogger-blogger yang sukses me-realitakan tulisan mereka di blog menjadi sebuah buku. Dan pada dasarnya hal itu didasari oleh hobi kita dalam dunia penulisan atau kesadaran kita akan mendokumentasikan kisah, pengalaman dan tragedi kita melalui media tulisan.

Back to the title, pertama kali saya Nge-Blog adalah pada tahun 2011. Penampakan blog saya pada waktu itu seperti ini :

Gimana? Alay kan? Yang pake kacamata itu saya waktu masih kecil. Kira-kira umur 5 tahun lah
sebelum saya dikutuk menjadi upil
Blog ini ternyata masih ada. Tapi sekarang pasword nya sudah saya lupa. 

Sejarah pembuatannya pada saat itu waktu saya masih duduk dibangku SMP (Sekolah Menengah Pertama) kalo tidak salah disitu saya sudah kelas tiga dan jomblo. Tapi pancaran kegantengan nya sudah mulai terlihat.

Pada waktu itu (Sorry, tadi saya baru makan malam) saya dan teman sekelas di VIII.5 disuruh untuk bikin blog sebagai tugas mid dari mata pelajaran TIK (Teknologi Ilmu Komunikasi) oleh pak Rizal di Lab. TIK (Masih ingat nama gurunya Hehehe) isi konten nya terserah, yang penting tidak bertolak belakang dengan tujuan negara, seperti rambutnya pak Rizal saat itu, yang bertolak belakang. Belahan satunya kekiri, satunya lagi kekanan, sehingga membentuk sungai amazon yang lurus ditengahnya Wkwkwkwk. Sorry pak :D

Dan jadilah saya dan teman-teman bersaing membuat dan mendesain blog seindah dan se-alay mungkin. Tentunya untuk memperoleh nilai mid yang tinggi,

Kurang lebih sebulan kami bergelut dengan blog itu, sebelum waktu pengumpulan. Dan kebanyakan waktu desain blog saya habiskan berkeliling di Warnet yang zaman itu masih hot-hotnya bersama teman-teman yang lain, kami melakukan sharing ilmu. Tsah! :D

Yang paling jago dalam desain blog saat itu adalah teman saya. Namanya Mufti dan semua artikel blognya berisi game PointBlank. Ada yang masih ingat sama game itu? Biasanya disingkat PB. Blognya juga yang paling banyak aksesorisnya. Saya belajar banyak sama dia. Dan ada juga teman saya bernama Ridwan (Ciwank) Dia adalah pemilik warnet di Baruga, atau Pao bagian Pinrang. Wajar kalo dia jago. 

And than, sebulan berlalu blog saya sudah rampung. Isinya?
Hmm, isinya paling keren menurut saya. Saya mengambil tema Harry Potter (seperti yang kita' liat diatas) artikelnya semua tentang Harry Potter (Sesat? iya memang) Sumbernya Copas semua -_-
Karna yang saya utamakan pada saat itu bukan isinya, tapi desainnya. Makanya jadinya kayak blog orang psikopat yang sedikit dipoles dengan Ke-Alay-an itulah blog saya. Wkwkwkwk
Kalo mau liat cek saja Disini! Ingat baca Bismillah!

Sejak saat penilaian sudah dilakukan sama pak Rizal, blog ini mulai terbengkalai, tak terurus dan terlantar (barang siapa yang menemukannya. MUSNAHKAN!) setahun kemudian saat saya mau obati keluhan blog ini. Passwordnya saya lupa. Jadilah tahun 2014, baru saya aktif kembali Nge-Blog. Hal itu didasari oleh ke-kurang kerjaan saya sewaktu bulan puasa saat itu. 

Kenapa Davincioners?

Davincioners saya pilih sebagai alamat blog, Simple. Karna saya suka Leonardo Da Vinci. Makanya saya kasih nama Davinci. Sama kayak nama Twitter saya @Rhey_Davinci 
Agak keren memang.

Kenapa ada "oners" nya? Simple. Supaya ada tambahan nya. tambahan "oners" itu tidak berarti apa-apa. Kan agak binal kalo Davincyinnn.blogspot.com atau Davincijantan.blogspot.com. Nanti dikira plagiat. Ingat Air laut itu rasanya asin!

Maka dari itu, jadilah Davincioners.blogspot.com! Tadaaaaa!!!!
isinya sangat penting untuk menambah wawasan. Serius! setiap kata itu penting untuk diresapi maknanya, Makna bahwa Blog ini bukan milik orang WARAS!

Sekarang jam sudah menunjuk pukul 02:17. Terlalu pagi untuk menulis Blog dan besok adalah hari Minggu. Sayang untuk dilewatkan. Jadi, sekian dulu untuk malam ini Readers! Selamat malam dan selamat beristirahat!


Sabtu, 24 Oktober 2015

Kecewa dengan pemilik warkop

Malam ini tepat pukul 23.46 saya sedang dirumah. Sendiri. Lagi.

Dua jam lalu saya sangat kecewa dengan kasir warkop. Tadi itu saya singgah pas didepan warkop. Nama warkopnya adalah *** Warkop, sudah berkali-kali saya berkunjung kesana untuk sekedar menikmati wifinya tanpa pesan kopi. Nah, pas selesai parkir motor, saya berjalan memasuki warkop dengan pedenya seperti hari-hari kemarin. Pengunjungnya sedikit sepi, dua tiga oranglah.

Setelah sampai didepan kasir saya bilang "Voucher ta satu" kasirnya pura-pura budeg, saya ulangi lagi "Tabe, voucher wifi ta satu" 
"Ooiya" sambil mengabil vouchernya dilaci depan.
"Mau pesan apaki?" pertanyaan itu sudah sering saya dengar ketika kesana. Dengan jawaban yang sama seperti kemarin saya jawab "Tidakji"
Si kasir diam. Kayaknya dia sedang berfikir, mukanya agak gugup untuk mengatakan sesuatu.
Sepertinya dia mau nyatakan cinta sama saya.

"Tidak bisa begitu" Seketika saya kaget dengan jawabanya. Baru kali ini dia bilang begitu kepada saya "Maksudnya mas?"
"Harus ki pesan minuman"
"Oo, memangnya peraturannya sudah direvisi sejak kemarin?"
"Iyye', kami sudah melakukan rapat pleno dengan pengurus warkop tadi kemarin malam"
"Oohh.." Sambil mengutik kantung celana. Uang saya tidak cukup untuk pesan minuman. Lagipula minuman disana lumayan mahal, kisaran Rp. 10.000 itupun hanya kopi. Indominya? Harganya Rp.6000! Pake nasi? Tambah lagi 2000! Jadinya Indomi +  nasi Rp. 8.000! yang tadinya indomie bisa dibeli diwarung Rp. 2.500 dan bisa masak nasi sampai puas dikos jadi Rp. 8.000?

Gila ini orang! "Tidak usah mi pale kalo begitu!" mukaku agak kecewa, kemudian langsung pergi.
Ah, rasanya besok-besok saya tidak akan kembali kesana. Kecuali kalo saya mau kembali lagi.

Saya kecewa sekali. Marah? Iyya! tapi saya mencoba berfikir positif.

Kalo difikir-fikir. Itu namanya warkop. yang artinya Warung Kopi. Tempat orang minum kopi, bukan tempat orang yang hanya menikmati wifi kayak saya. Disitu saya sedar mungkin saya nya yang salah.
Iya betul, saya memang yang salah -_-

Akhirnya malam ini saya Ngeblog pake kuota hotspot portable di smartphone. Aslinya, pake kuota yang tadi saya beli sebesar 1 Gb. Itu selama tiga hari, harganya 10 ribu. Kalian taulah itu kartu apa.

To the end. Buat kalian mahasiswaa pejuang hemat, jangan pernah berhenti berjuang untuk mandiri. Jangan menyusahkan orang tua. Kalo perlu cari uang secepatnya. Jeli lah melihat peluang hemat yang ada, walaupiun malu-maluin kayak saya.

Itu semua saya lakukan supaya tidak terlalu sering minta duit sama orang tua. Mungkin cukup untuk malam ini readers! Terima kasih buat kalian yang baca blog (ga' penting) ini. Gutten Nacht!

Selasa, 20 Oktober 2015

Numpang promosi di Blog sendiri

Yoo, wassupp men! Hari ini saya sedikit berlaku sok asik demi mengikuti tren zaman sekarang yang semakin lama semakin hancur. Bruakakak. Hahah.

Oke, kembali ke topik. sekarang saya mencoba untuk menjelajahi dunia tarik suara di dunia maya. Yaitu menjadi penyanyi. Iya penyanyi. Penyanyi yang tak letih-letihnya mengeluarkan suara merdunya dibawah mikrophne headset. Setelah itu saya upload di Soundcloud.

Soundcloud sendiri adalah. Mmmm. Anu. Apa di'? Soundcloud adalah seperti jejaring sosial yang khusus mengupload suara diluna maya. Eh, maksudnya didunia maya. Pokoknya semacam itulah. Untuk penjelasan lebih lanjut ada disini https://id.wikipedia.org/wiki/SoundCloud. Asik :D

Nah, salah satu pegiat soundcloud di Indonesia adalah Adithia Sofyan. Dia sekarang adalah seorang penyanyi dan lagu-lagunya sudah banyak dipakai dalam soundtrack lagu seperti di filmnya Raditya dika yang berjudul Kambing Jantan. Lagu Adithia Sofyan yang dipakai adalah Adelaide Sky . <<< Klik mi saja kalo mau dengar. 

Ini dia si Adithia Sofyan. Tidak perlu diragukan lagi dia mirip dengan saya. Yaa 11/50 lah

Selain itu ada juga yang namanya Dwitasari. Nah, Dwitasari ini adalah seorang perempuan. Jangan sampai keliru dari namanya. Dia adalah seorang penulis buku. Bukunya yang saya tau adalah Raksasa dari jogja kalo saya tidak salah. Didalam Soundcloudnya kebanyakan musikalisasi puisi dan ada juga cover walaupun tidak terlalu banyak. Kalo mau dengar puisinya silahkan cek di soundcloudnya <<< Ini soundcloudnya bego'! Hahahahh :D

And than, dari semua itu saya mulai terinspirasi dari mereka untuk membuat akun soundcloud (tidak pentinng sebenarnya saya punya soundcloud atau tidak) daripada menyanyi dimotor yang tidak jelas. Lebih baik diupluoad diluna maya ini kan? -_- Dunia maya maksudnya.

Sebenarnya akun ini sudah lama saya buat. Tapi baru rutin up to date  akhir-akhir ini. Isinya ga' penting sih. Ada cover lagu, Musikalisasi puisi, dan muka ganteng saya tentunya. Dan saya harap akun ini bisa menjadi tempat saya untuk selalu berkarya dan menghibur teman-teman semua. Sekian.

"Nama akunnya apa?"

Eitss, itu adalah pertanyaan yang saya tunggu-tunggu, terima kasih sudah bertanya Hahahaa. Nama akun soundcloud saya singkat dan jelas untuk difollow dan dilestarikan namanya adalah Bambang Adiyahomo Sukasamakamu. 

Sorry typo. Namanya adalah Reyhan Ismail. klik saja namanya, nanti juga muncul sendiri. Penampakannya kira-kira seperti ini dibawah ini



Untuk sementara mungkin cukup sampai sini saja. Sudah jam 7 malam lewat ini. Waktunya tidur. Sampai ketemu di artikel selanjutnya!

Bdw, sekarang saya berada diwarkop. Dan saya tidak pesan kopi. Jadi uang saya cuma mati 5000 untuk internetan selama berjam-jam sejak kemarin.




Sepenggal kisah di Ujung Tanah

Hari ini kembali diwarkop yang sama, kegantengan yang sama dan kejombloan yang sama, kembali menulis dan update di blog ini. Kali ini saya akan merajut kembali pengalaman sewaktu melakukan observasi di suatu kelurahan dalam salah satu tahap di UKM Seni UMI.. Untuk selebihnya silahkan dibaca tragedi dibawah ini. Hehe. Cekidot!

***

Sore itu adalah kesekian kalinya kami berkunjung ketempat tersebut. Nama tempatnya adalah Ujung Tanah, salah satu Kelurahan yang berada di sekitar pesisir pelabuhan Makassar. Disana aku melakukan sebuah proses, melihat dunia luar, dan menyadari sebuah cerita lain yang tak disadari orang-orang hedonis. Untuk melakukan penelitian observasi dalam rangka menjalani salah satu tahap menjadi anggota penuh UKM Seni UMI secara perkelompok atau pertim.



Awalnya aku berfikir kegiatan ini dikemudian hari mungkin akan beresiko, entah orang-orang seperti apa yang akan kami hadapi, mengingat Kelurahan ini berada disamping Jl. Nusantara yang tak asing lagi aku dengar. tetapi hari demi hari berlalu, kami seakan larut dalam suasana kekeluargaan yang diciptakan oleh warga disana, mereka begitu ramah dan welcome terhadap tamu-tamu dari luar. Tujuan kami disini hanya satu, memperbaiki masalah yang ada ditempat tersebut dengan media kesenian, maka dari itu kami selalu membuat suasana yang ceria dan penuh dengan persaudaraan untuk membantu masyarakat disana ataupun meringankan pekerjaan mereka semampu kami.



Aku kemudian berjalan menemui Arma partner sejalan yang telah ditentukan di rapat kemarin dan kami pun berjalan menuju taman milik pabrik tepung yang ada di Kel. Ujung Tanah, lokasi yang dipilih untuk kemudian kami pantau bagaimana keadaannya. Sesampainya disana kami melihat beberapa orang sedang berkumpul dan duduk dibawah pohon sambil melingkar, mereka tertawa satu sama lain. Sepertinya mereka adalah pekerja pabrik.

Kemudian kami berinisiatif untuk mewawancarai mereka, kami pun melangkah mendekati tempat mereka, mereka secara tiba-tiba kaget dengan kedatangan kami. Awalnya saya meminta izin untuk bergabung bersama mereka untuk sekedar mewawancarai terkait pabrik tersebut dengan taman ini, kemudian kami memperkenalkan diri, setelah itu kami dipersilahkan duduk. Aku yang mewawancarai mereka sedangkan Arma yang mendokumentasikan kegiatan tersebut dengan merekamnya. Selama hidup aku tidak pernah melakukan kegiatan jurnalistik wawancara atau semacamnya. Tanganku dingin dan aku agak gugup dalam mewawancarai mereka.


Pertanyaan pertama dengan sangat hat-hati dan jelas aku lontarkan, mereka menatapku dengan aneh kemudian mereka saling bertatapan. Sepertinya mereka agak kebingungan dengan pertanyaan ku. Aku ulangi dengan bahasa yang agak baku, ditambah gerakan visual yang jelas dan keras dari tadi, mereka tetap tidak menjawab. Aku menggaruk kepala mulai kebingungan, entah apalagi yang harus kuperbuat.

 Sejenak kami diam saling menatap. Salah satu dari mereka menjawab kepadaku “Mas, coba tanya saja sama dia” menunjuk pekerja yang tertawa sambil sandar dipohon  “Kami orang jawa mas, tidak mengerti bahasa Makassar” aku dan Arma tertawa mendengar hal tersebut. Aku menghela nafas, akhirnya ada jawaban atas semua ini. “Dari tadi, mereka tidak mengerti apa yang kalian katakan” kata pekerja yang sandar tersebut. Ternyata dari tadi dia hanya menertawakan kami saat bertanya pada sekelompok pekerja yang berasal dari jawa tersebut. Akhirnya kami mewawancarai pekerja yang berasal dari Makassar ini. Kemudian kami catat hal pentingnya untuk dibahas di evaluasi nanti.
Senja hari itu semakin larut, burung-burung mulai beterbangan diatas taman tempat kami berpijak dan pabrik masih tetap berbunyi. Bunyi berdenging mesin untuk menghasilkan tepung. Esok atau lusa, masih banyak penggalan cerita yang akan ditawarkan di Ujung Tanah ini, sayang untuk tidak ditulis, sayang untuk tidak diingat dan sayang untuk dilewatkan.



Selasa, 01 September 2015

Ssst, Rahasia!

Tak terasa satu tahun lebih saya bergelut di blog ini, walaupun sempat vakum beberapa bulan tetapi saya akan terus berusaha menulis dan menulis agar dapat memotivasi atau menghibur pembaca sekalian yang saya hormati (walaupun pembaca tidak jelas, Ada atau tidak).

Akhir-akhir ini saya berencana membuat cerita atau kisah saya sendiri. Based on true story. Tentang bagaimana cara saya mengeyam pendidikan mulai dari TK hingga sekarang ini.

Banyak hal-hal aneh yang saya rasakan sebagai siswa. Mulai dari kenakalan, kebodohan, cinta monyet, atau apapun itu bentuknya. Semua akan saya beri label "Mengejar ranking 1" 

Dan tulisannya akan saya upload setiap hari minggu. Ikutin terus yaa ;)

Kamis, 27 Agustus 2015

Refleksi Hijrah Tubuh 1

Hari yang dinantikan telah tiba, yaitu penerimaan anggota penuh UKM Seni UMI. Sore hari jam tiga aku berangkat dari rumah kekampus setelah sebelumnya membuat surat yang telah rampung sejak tadi pagi dengan materai yang tertempel bernilai 6000. Aku berangkat dengan kuda mesin beroda dua menuju kampus, spesifiknya lagi ke sekretariat UKM Seni UMI untuk melakukan pendaftaran anggota penuh yang sudah di informasikan jauh-jauh hari melalui via sms yang aku terima.
Nampak dari jauh, suasana yang tak asing lagi tempat itu berada disamping belokan menuju auditorium Al-Jibra. Sebuah bangunan yang penuh dengan canda tawa. Tempat berkarya seluruh insan UPKSBS UMI.

Senja mulai menampakkan lekukan siluet hitamnya, cahayanya menembus sela daun pepohonan. Aku kemudian memberhentikan motor berangkat dan menuju sekretariat. Disana aku melihat teman yang lain. Dia Elis dan Arma. Mereka juga ingin melakukan pendfataran ulang sama sepertiku.
Kami pun bersama melangkah masuk di beranda secretariat. Mencari kak DK yang menangani proses pendftaran ulang. Cukup lama kami duduk menunggu sambil bercengkrama satu sama lain. Mengingat proses yang pernah kita alami sebelumnya. Tak lama kemudian dari kejauhan, tepat di depan Fakultas Fikom sudah tampak Kak DK baru dating entah darimana.
Arma kemudian berinisiatif untuk memanggilnya berbicara bahwa di secret ada beberapa teman yang ingin mendaftar ulang.

Tak lama kemudian mereka mendekat. Teman yang lain ada yang baru membuat dan mengedit surat pernyataannya di sebuah laptop yang dia pangku. Sedang Elis sudah siap, suratnya pas berada ditangan nya.

Dan aku mengeluarkan surat itu dari tas yang ku pikul dari tadi. Kak DK pun merespon seakan tahu apa yang akan kami berikan.

Dia kemudian mengeluarkan surat. Semacam absen. Setelah kami mengumpul surat itu dia menyuruh kami untuk mengisi surat itu. Tercantum nama, alamat, nomor hp dan tandatangan. aku mengisinya dengan lugas tanpa kebingngan apapun. Hal ini sudah wajar bagiku dalam setiap proses pendaftaran.
Setelah itu. Sebelum pulang aku duduk di secret berbagi cerita dan mendengarkan teman yang lain beserta senior yang ada di UKM Seni.
Senja semakin larut. Suara radio Masjid dari kejauhan Pampang sana sudah mulai terdengar. Aku kemudian pamit untuk pulang kepada orang yang berada disekret. Bersiap menunggu informasi kegiatan selanjutnya.

***

Sebulan berlalu, kami diinformasikan untuk berkumpul kembali membicarakan prosedur dan tahap pengambilan anggota penuh via sms. Dan tanggal 21 agustus akan diadakan workshop kekaryaan. Sebelum workshop kekaryaan tersebut kami harus melakukan kegiatan olah tubuh setiap sorenya hingga waktu workshop tiba, agar kebugaran tubuh tetap terjaga dalam proses nanti.


Hari demi hari berlalu, aku hanya tidak menghadiri dua kali olah tubuh karena kepentingan tertentu. Dan dihari terakhir olah tubuh kami diinformasikan alat-alat apa saja yang akan dibawa saat workshop tiga hari nanti. Setelah adzan Maghrib kami baru pulang, bersiap untuk berangkat besok malamnya.

***

Malam itu kami berkumpul bersama di depan sekretariat untuk bedoa sebelum berangkat ke Benteng Somba Opu, tempat diadakannya workshop. Waktu menunjukkan pukul  19.37 kami baru meninggalkan sekretariat menuju tempat lokasi.



Dalam proses workshop aku mendapatkan banyak pelajaran dan ilmu yang mungkin tidak akan saya dapatkna diluar. Bahwa seni itu bukan sekedar seni seperti yang ada di tv kebanyakan. Seni harus berkesinambungan dengan seluruh golongan masyarakat. Seni harus bermanfaat bagi banyak orang. Dan untuk menjadi seniman dan artis itu tidak mudah berbeda dengan penghibur-penghibur yang ada di tv.

Hingga sampai di penghujung acara saya berharap pelajaran yang saya dapatkan di workshop ini dapat berguna dan bisa menjadi bekal untuk menghadapi proses selanjutnya. Amin.