Minggu, 28 Februari 2016

Help! I Need a hoilday!



Post yang telat dua minggu, yoweslah lanjut saja, krna post ini saya jadi g bisa move on. ASLI!

****

Yooo, salam.
Subuh ini saya  sedikit mau mengungkapkan kekecewaan yang terjadi terhadap makhluk yang bernama mahasiswa arsiktek. Tolong jangan remehkan arti sebuah liburan bagi kaum kami terutama mahasiswa arsitektur yang jones (silahkan angkat tangan kawan2)

Jadi ceritanya begini...

Sumber: Klik disini

Semua bermula ketika rapat yang membicarakan tentang "Studi ekskusi" yang akan diadakan oleh salah satu mata kuliah yang bernama "Perkembangan arsitektur 2" yang rencananya akan dilakukan di pantai dewata bali. Yeaaaayyyy. 

Momen ini adalah momen yang ditunggu2 bagi kaum kami, sangat ditunggu2. Terutama saya sendiri. Kemana2, dimana2 dan sampai mana, ketika dipanggil untuk refreshing baik itu ke pantai, mendaki, karaoke atau mendaki sambil karaoke, saya selalu menolak dengan alasan mau mnyelesaikan tugas secepat mungkin supaya bisa melampiaskan  hasrat dan nafsu bejat liburan nntinya ketika studi ekskusi di Bali (gw sangat berharap. SANGAT!)

Berhubung kami (angkatan 2014 arsitektur) sedang menjalani proses untuk menjadi bangkai hidup yang berjalan (dibaca; smester 3)  kami sangat antusias ketika rapat2 yg membahas tntang studi ekskusi ini, terutama rapat pembentukan panitia yang terdiri dari Ktua panitia; Sekertaris; Bendahara dan Babu-babu yang minta nyusu (Nah itu gue).

Sebelum itu kami tentunya mencari orang yang bisa menunjukkan, mengarahkan dan meng- service kami disana. Tidak lain dan tidak bukan terlebih dahulu kami harus mencari travel yang tepat dan bersahaja dalam segi uang dan pelayanan.

Sebulan sebelum keberangkatan, kami sdah menemukan travel yang tepat untuk menemani kaum kami ketika disana (Bali). Rincian yang membuat kami setuju dengan travel tersebut adalah :

1. Jumlah pembayaran keseluruhan dari travel tersebut adalah Rp. 1.900.000 (sudah               termasuk uang naik elang. Gak lah pake pesawat Garuda (pulang pergi), makan, Bus           dan hotel (salah satu hotel di Jl Legian Bali) selama 4 Hari 3 Malam.
2. Pihak travel adalah kenalan dari keluarga kaum kami. Jadi 80% kami percaya lah.
3. Sebagian dari kaum kami lebih tergiur dengan harga miring dari travel tersebut.
4. Uang Rp. 1.900.000 itu juga sudah termasuk baju Studi ekskusi supaya kami selaras.

Hari demi hari, tugas demi tugas dan penderitaan tiada henti terjadi di semester 3 kemarin, Hingga sampai tulisan ini diterbitkan bayang2nya tetap mengitari otak ini (tsahh). Pembayaran juga telah kami lakukan sesuai nominal yang ada diatas dan tak lupa pula kumpul KTP, cuci kaki, minum susu trus tidur skalian..

Dan tepatnya seminggu sebelum pemberangkatan, setelah final. Lahirlah informasi dari ketua panitia bahwa kami (Angktan 2014 yang digabung dengan angkatan 2013) akan berangkat pada tanggal 10 Februari subuh pukul 06.00 dan 06.40. (dua keberangkatan).

Tiga hari sebelum keberangkatan saya sudah membuat mind map untuk segala sesuatu yng perlu disiapkan. Kalo g percaya silahkan liat dibawah ini.


Saya buat ini dengan tempo yang sesingkat-singkatnya.
(2 jam stengah, sepetiga wage)


And then, Sehari sebelum hari pemberangkatan, kami melakukan rapat lagi untuk membrikan panitia kesempatan menyampaikan jadwal tour kami ketika smpai disana, agenda kegiatan penelitian dan proses pengambilan data. yang juga dihadiri oleh dosen pembimbing mata kuliah tersebut.

Dalam rapat tersebut ketua panitia bilang "Baju nnti malam sudah selesai dan sudah bisa diambil" Kami pun menyambut kabar tersebut dengan suka cita sambil berpelukan satu sama lain lalu perasaan saling suka mncul, kami pun jadian dan hidupp bahagia (The end continue)

Hm. Setelah rapat, tekad kami semakin kuat untuk berlibur dengan suka ria di Pantai dewata Bali. Yeaaayyyy!!!

Sekira di sore hari tepatnya malam ini, kau rindukan aku...(nyanyi). Serius, tepatnya disore hari berwarna biru, sebiru hatiku (lagi). Sorry saya terlalu depresi mengingat kejadian sore itu.

Hm, Okaoke. Teptanya sore itu di group line angkatan kaum kami mncul obrolan seperti dibawah ini.

Itu artinya keberangkatan kami ditunda. Karna elang nya lagi hamil 2 stengah kliwon.

Setlah mendegar kabar miring dari harga miring tersebut. slah satu teman saya mengupload foto dari tmannya yg bekerja di maskapai tmpat kami mmsan tiket. 



Ya Allah.
Jadi ceritanya si travel ini uangnya dibawa lari sama pihak ketiga yg ia percayakan untuk memesan tiket pesawat (cerita dari versi yg saya dngar dari teman)

 Setelah itu malamnya sama2 kami berkumpul di wrkop. berdiskusi begaimana peneyelesaian nya bersama pihak travel, itupun tanpa sepengetahuan dosen bahwa keberangkatan ditunda. 

Diwarkop tersebut di putuskan bahwa keberangkatan kami yang awalnya hari Rabu, tanggal 10 Februari 2016 dipindahkan sehari setelahnya atau besoknya dihari Kamis tanggal 11 Februari 2016 dengan jadwal yang sama. Dengan catatan dosen diberangkatkan pada tnggal 10 itu. 

Ya mau bagaimana lagi nasi sudah jadi karbohidrat. Keputusan itu didasari oleh ketakutan kami kepada dosen yang sudah menyiapkan barangnya dan pamit dngan istri, anak. nenek moyang trus besoknya tidak jadi, mau dibawa kemana wajah kami? akhirnya setelah menelpon sbgaian dosen yg ramah kami mnginformasikan bahwa ada msalah dipihak travel dan mereka dberangkatkan lebih dulu. Walaupun ada juga dosen di keadaan yg gnting bgini tetap memnita layanan berkualitas "Oke, kalo begitu, tapi saya tidak mau kalo tidak naik maskapai g**uda" Wtf? Minta yg pling mewah lagi, padahal cuma naik L*on.mntanya itu.

Paginya mereka sudah berangkat dengan snang hati, walaupun tidak didampingi oleh kami.
Saya pun sedikit lega karna tetap berangkat kebali setelah sebelumnya degdugan takut g jadi berangkat. Paginya saya tertidur dngan damai, mengumpulkan tenaga untuk besok. Siangnya saya bangun mengecek kelengkapan tas dan barang bawaan , tmbah sana, tambah sini. Sambil mengecek group angkatan,menunggu informasi tntang tiket dan baju.

Maju ke sore hari, tetap mengecek cnda gurauan tman krna hampir g jadi berngkat. Setelah maghrib gw ttap setia menunggu angin membawa kabar. Jam 7, 8, 9 kok nyamuk yang datang, aku langsung (sorry, nyanyi dikit). Dan pada jam 9 perasaan gw mulai g enak. Entah panita sedang sibuk urus tiket malam itu atau ada masalah lagi, saya tdak tau. Tpi informasinya tk knjung mncul padahal besok pagi2 skali kita sudah berangkat, berangkat, berangkat, berangkat (bergema)

Dengan sisa2 harapan yang sjak kemarin sya kmpulkan, saya masih menunggu. Sampe jam stengah 11 malam pemirsa! info tiket dn baju masih tak knjung dtang hingga akhirnya....


Kabarnya sudah tidak miring. Fix Bali kini tinggal hanya angan semata :( 
Saya malu setengah mati. Orang2 drumah tntunya sebagai manusia normal ktawa2. Trima kasih trtawaan nya. Tpi dlam hati kcil saya masih brharap bisa brangkat. Dan cerita dua hari ssudahnya tepat hari senin panitia lagi2 mengadakan rapat akhir penentuan, bersama dosen yg tadinya ada dibali pulng kembali mndengar kabar kami tidak jadi menyusul.

Disana kami dimarahi stengah mati. Bacot sana bacot sini ditengah2nya pulau jawa. Malamnya, setelah maghrib, ibu2 travel baru dtang untuk mmpertanggung jwbkan apa yg ia perbuat. Awalnya ada ide dri dosen untuk ttap mmbrangkatkn kami demi mnanggung malu. Tapi saat ktua jrusan dtang, ia mmbawa kabar bhwa "Tidak boleh ada lagi Studi ekskusi ke Bali, ini teguran langsung dari Dekan" Maka berakhirlah smua. Dan lebih parahnya lagi, ternyata tmpat travel yg kami percayakan ini mnggu lalu masuk koran karena kasus pnipuan! bedanya sebgian korban sbelumnya tdak jadi brngkat ke Thailand.



Padahal semua barang sudah siap :(

Sekarang yang ada dibenak saya adalah bgaimana uang keBali bisa kembali 100%. Setelah rapat selesai, hasilnya:

Sertifikat rumah jadi jaminan pemirsa
Hasilnya sampe sekarang saya msih mnunggu pelunasan uang yg katanya smpe tnggl 5 Maret. Gara2 itu juga saya msih ttap stay di Makassar (tidak pulang kampung) mngkin di post selanjutnya akan sya critakan.

Hingga pada akhirnya smpe skarang saya blum prnah liburan atau semcamnya, paling cuma drumah baca buku, makan, tidur, rapat organisasi, ngeBlog, latihan mngetik 10 jari dan bermalam minggu ria (sendirian).

Tapi dibalik itu semua saya percaya smua ini pasti ada hikmahnya, mngkin saja kami dilarang untuk kesana krna satu alasan yang tlah ditntukan oleh Tuhan, krna jujur saja seblum hari kberangktan, perasaan saya selalu tidak enak, entahlah. 

Saya jadi ingat kata motivasi dari buku Napoleon Hill yang berjudul Menjadi kaya dengan kedamaian pikiran

"Setiap kemalangan, setiap kegagalan, setiap rasa sakit hati pasti membawa benih keberuntungan yang setimpal atau bahkan lebih besar"  -Napoleon Hill
.
Mngkin skarang waktunya menunggu keberuntungan yang setimpal atau bahkan lebih besar. Siapa yang tau? :)



Kamis, 18 Februari 2016

Tugas kami sebagai jomblo di malam Valentine (Late post)


Langsung aja kali ya? 
Gimana? 
Gmana klo langsung aja?

Ehm.

Langsung aja ya?
Kalo langsung gimana?
Langsungnya aja ya?

Kelangsungan apa nih?
Kelangusngan malam Valentine kita berdua, ciuuuuuttt, ciuuuttt (dibaca; BANTAL!)

Jadi, entah ini malam valentine atau tidak. But, Tepatnya 13 Februari kemarin saya berhasil menjalankan amanah saya sebagai seorang jomblo sejati (yeaahh, i'm the real jomblo!!!!) Mungkin skarang gw bisa dipanggil jombloMan kali ya? atau Super Jomblo? Nanti kita bahas.

Di cerita kali ini saya akan menyamarkan semua nama (karna agak sedikit berbau aib), tapi percayalah. Kisah ini bukan fiktif belaka dan saya ada didalamnya, tepatnya didalm laci, menyendiri dan membusuk.. Bukan2, tepatnya silahkan ditebak sndiri, nnti jwabanya tnya dikomentar saja . Now listen to me.


Sumber gambar disini



****
Jadi kejadiannya bermula tepat pukul 13.15 siang si Jons baru bangun dari tidur panjangnya, dengan iler yang menjuntai dengan liarnya.
"Kak, bangun2 sana pergi makan" 
Vale sepupu perempuan Jons dtang membangunkan. Setelah bangun Jons langsung turun makan pagi disiang hari (ga pake cuci muka, tangan atau bersihin mata) Dibawah sudah ada Vale, Si Boy (teman serumah Jons) dan Kak Han  (kakak ipar Jons dan Vale) yang sudah mau pulang kekampung halaman, berhubung hari ini adalah hari Sabtu, hari libur kantoran. Setelah semua slesai makan dan sdikit bercanda. kak Han pun pulang dijemput dngan mobil sewanya dan Boy sudah sedari tadi berangkat kekampus dengan temannya.

Kini tinggal Jons,dan Vale. 
Sebgai seorang mkhluk yg selesai makan, Jons ingin melanjutkan kodratnya untuk tidur, sebelum tidur terlebih dahulu ia cek2 HP mnunggu ada perempuan yang mnembak nya di bbm dan lngsung mngajak nikah.

"Kak, kalau mau mandi silahkan mandi duluan, air baknya sudah mau penuh" 
Kepala Vale tiba2 muncul di samping kusen kayu pintu kamar yg ditempati Jons.
"Silahkan kamu dulu yang mandi, saya msih blum" Sambil mluruskan tulang ekornya dengan manja.
"Kak Jons saja dulu, nnti teman saya mau datang, takutnya g ktemu"
"Ah, malas" Sambil guling2

Tak lama kemudian tnpa printah si Jons langsung ke kamar mandi untuk mandi, ya iyalah, mandi!!!!, masa main smack down.. Saat keluar kamar mnuju kmar mandi Jons masih melihat Vale duduk nnton tv.

Setelah mandi Jons melihat sebuah motor diluar rumah. Sambil nyanyi2 lagunya When i'm Gone dari Anna Kendrick supaya terlihat kekinian dimata teman Vale, Jons naik kekamarnya. Setelah turun gnti baju,  Jons tidak mlihat teman Vale yang diharapkannya perempuan, Jons kecewa dan berhenti nyanyi.
"Temanmu mana?" Kata jons penuh harap.
"Sudah pergi sama teman tadi"
"Tapi kok motornya ada disini?"
"Iya, dia izin tadi titip motornya disini"
"Ooiya" Lap2 rambut pake handuk.

Beberapa jam kemudian Boy datang dari kampus dengan motor ninjanya, alias dibonceng dngan motor bebek jantan.

Tepat setelah maghrib (memasuki malam valentine) Jons merasa sendiri, padahal memng sendiri dan tak punya tambatan hati. Tiba2 Boy berkata.
"Ayo kita ke mall, saya mau beli boxer, besok juga saya sudah pulang".
"Iya, saya terserah" Mata jons berkaca2, akhirnya Perjaka terakhir turut mermaikan malam valentine.

Mendengar itu, Vale turun dari kamar dengan buru2.
"Kalian mau ke mall?" pnuh antusias, 
"Iya, mau ikut?" kata jons, berharap.
"Tidak, cuma kalo mau keluar klian dulu saja yg pergi, aku juga mau keluar, nnti aku saja yg pegang kunci, msalhanya aku takut klo lbih dulu pulang. Takut sendiri."
Pernyataan yg tidak  masuk akal dikepala kedua pria ini tiba2 ditarik oleh tangan vale yang menyuruh Boy mandi dan Jons makan. Begitu bergantian.

Saat mereka mulai bersiap2 Vale langsung naik kekamarnya. Dua menit turun lagi. Tiga menit naik lagi, begitu seterusnya. Hingga ia naik lagi dan Boy keluar dari kamar mandi dan melihat Jons yang lagi makan dengan biadabnya menghabisi ikan goreng masakan kemarin sambil duduk stengah, kaki satunya terlipat keatas satunya kesamping kayak huruf L didepan TV. 

Jons mengangkat kedua alisnya hingga dahinya mengerut sambil masih mengunyah ikan goreng masakan kemarin seakan memberi isyarat ke boy. Semacam curiga.

Boy membalas dengan senyuman lebar dan kemudian mereka berdua jadian lalu ciuman dimalam valentine. Gak lah, bcanda. Boy tersenyum lebar sambil menunjuk keatas kamar Vale. Mereka berdua seperti tau sesuatu, tapi entah apa.

Setelah mereka berdua telah bersiap2 dikamar sambil sisiran dan parfuman didepan cermin. Tiba2 Jons nyelutuk ke Boy. Vale masih diatas, kamarnya.
"Ehh, kayaknya pacarnya Vale nanti datang menjemput kesini deh" Rapiin baju.
"Iya, itu yang aku curiga dari tadi, kok dia suruh kita buru2 kluar"
"Kayaknya dia malu, atau pacarnya kalo kita liat dia" Rebut2an didepan cermin sama Boy.
"Pokoknya kita pantau nanti dari luar, setelah itu baru ke Mall, takutnya nanti rumahmu ini jadi tempat pacaran. Apalagi ini kan malam Valentine" Ngasih minyak rambut bau mint ke rambut panjangnya tepatnya bagian belakang (kayak ekor kuda).
"Iya yah, awas saja kalo ketahuan pacaran dirumah ini, kalo bertamu sih g pp, yg penting bawa makanan, hehe" Nyengir kayak bencong dapat duit.

Tiba2 suara kaki Vale turun dari tangga terdengar, mereka sontak keluar dari kamar.
"Sudah mau keluar?" 
"Iya, kunci rumah saya ambil satu yah" Kata Jons
"Oke"
Setelah menaiki motor
"Kalo begitu saya duluan" Kata Jons yang dibonceng Boy dengan motor.
"Oke,oke" sambil nunjukin jempol, RCTI Okeeee...Tapi badan nya tetap didalam rumah, cuma kepalanya yg ngintip keluar dari pintu, pas roda motor mereka mulai maju, ia menutup pintu rumah dengan perlahan.

Setelah berputar kompleks sekali. Jons dan Boy kembali kerumah mengintip. Tiba2 ada sebuah motor yg datang ke rumah Jons. Seorang lelaki! Motornya Scoopy!

"Boy sama Jons ada?" Kata Lelaki Bermotor Scoopy
"Ooo, baru2 tadi keluar" Ucap seorang perempuan di halaman rumah. Sepertinya Vale.
Lelaki Bermotor Scoopy pun berbalik dan keluar kompleks.

Boy dan Jons yang diselimuti kegelapan dan nyamuk terheran2, entah siapa gerangan yg mencari mereka berdua. Siapapun dia, sepertinya dia adalah teman seperjuangan (dibaca: Jomblo) Mereka berdua pun mengikuti Lelaki Bermotor Scoopy itu. 

Si Lelaki Bermotor Scoopy berhenti dilampu merah. Ternyata dia adalah TemanG (beneran namanya TemanG). Teman SMK si Boy, Jons juga kenal karna dia sering berkunjung kerumah, dia juga pernah bersembunyi dari pelarian nya dalam menjalani proses taruna di pelayaran. Dilain kesempatan akan penulis ceritakan. Ehm, back to the topic...

"Eh, TemanG!!!!" Seru Jons, tangannya melambai memanggil.
"Kesini dulu TemanG!!!" kata Boy menyusul
Setelah motor mereka singgah dipinggir jalan.
"Ah, sialan kalian berdua, ternyata kalian disini!"
"Kau yang kerumah tadi?" Kata jons
"Iyya, kenapa?"
"Didepan rumah tadi kau lihat siapa?" Boy menyambut.
"Ada laki2 naik motor sama perempuan, sya liat tadi perempuannya baru mau keluar sama itu laki2"
"AHH!! aku bilang tadi apa, benar kan!?" Kata Boy
"Ga papa, yg jelas mereka tidak berdua2an dirumah" Balas Jons.
"Iya, tapi kalo pulang kan bisa saja berdua2an, atau bisa lebih parah"
"Nanti kita liat, eh, TemanG kamu mau ikut ke Mall tidak, cari2 baju?"
"Ah, kalo cari baju malas aku, kayak cwek aja"
"Sekalian saya juga mau cari2 buku disana, mau gk, lo kayak punya pacar aja, sok sibuk dimalam kyak gini, mau ikut ga?
"Okedeh, kalo cari buku gue juga ikut"

Akhirnya mereka berdua berangkat. Sampai Mall, mereka tetap berdiskusi tentang kejadian tadi sambil mengumpulkan bukti2 yang ada.
"Sbenarnya itu cwek tadi siapa sih?" TemanG membuka percakapan
"Sepupuku" Jawab Jons.
"Ooo, brarti laki2 tadi itu pacarnya" kata TemanG
"Ya iyalah" Boy Membentak TemanG

Akhirnya mereka sampai di eskalator.
"Ehh Jons, tdi sore ada motor di depan rumah, itu motor siapa?" Kata boy melanjutkan pembicaraan.
"Oo, itu motornya teman `Vale, katanya dia titip dirumah, temannya mau ke Malino liburan"
"Oo, saya curiganya, itu motornya pacarnya. Dugaan saya pas sore pacarnya yang datang trus Vale suruh pacarnya naik kekamarnya supaya tidak ada yang tau, artinya pacarnya sudah ada dirumah sejak tadi sore" Boy menjelaskan sambil jalan2.
"Iya juga sih, soalnya pas temannya datang saya tidak liat karna saya ada didalam kamar mandi. Ehh tiba2 motornya sudah ada didepan rumah" Usap2 dagu.
"HAA!!! Kasus ini jadi semakin menarik" Seru TemanG, seperti mencurahkan ide.
Jons dan Boy sama2 berbalik ngeliat TemanG.
"Ehm, maksud gue, bisa jadi" suara TemanG jadi kalem.

Memasuki Toko baju, pembicaraan mereka sudah semakin dalam dan Jons sudah mulai terlihat emosi, sama seperti Boy.
"Oiya! Tadi sore kan kita mau perbaiki atap yg bocor diatas rumah, tapi Vale bela2in kita untuk tidak masuk kekamarnya,ga kayak kemarin2" Kata Jons menambahkan.

 Mereka berdua memang selalu naik atap lewat jendela di kamarnya Vale
"Ohh, iya yaa!, brarti sudah jelas, pacarnya tadi sudah ada di kamarnya sejak tadi sore!"
"Kalo memang seperti itu, berarti kita kecolongan!, bisa2nya pacarnya masuk rumah tanpa izin sama saya!, apalagi masuk kamarnya Vale!!!" Si Jons kesal
"Nanti kalo sampe rumah, trus motor yang tadi sore itu masih ada, ga usah pikir panjang, lngsung naik saja kekamarnya Vale, dobrak pintunya, kita hajar pacarnya!" Kata Boy
"Pasti itu!" jawab Jons.

Di toko buku tiba2 Vale menelpon Boy ia meminta Boy untuk membelikan Vale Es krim di mall itu. "Spertinya ia coba mmperlambat situasi" cerutu Boy

****

Sampai rumah mereka bertiga tidak melihat motor yang tadi sore terparkir didepan rumah.
"Sudah tidak ada Boy"
"Hmm, peramainan amatir! pacarnya pasti smbunyikan motor, pasti dia masih ada diatas!"

Jons kemudian keatas kamar Vale untuk memberikan es krim yang ia pesan tadi.
Tokk, tokk,tokk "Vale ini es krim mu"
"Oke tunggu" grtakk, grtakk (suara kunci pintu) lima menit begitu terus
"Maaf kuncinya rusak2" masih berusaha membuka pintu.
Jons tetap didepan pintu. Curiga.

Vale kemudian membuka pintu sempit sekali, lalu mengintip.
"Mana esnya?"
"Ini" mencoba mengintip kedalam.
Setelah mengambil esnya Vale memberi Jons uang ganti. Jons pun langsung turun kebawah, tambah curiga.

"Sepertinya betul, pacarnya masih ada diatas" memberitahukan Boy dan TemanG
Akhirnya mereka berdisukusi bagaimana mencari alasan supaya masuk ke kamar Vale dan memekrisa apa yg ada didalam.

****

Pukul 23.25 Jons naik kemar Vale dan mengetuk pintunya.
"Val?"
"Mmm, Iya" suaranya sperti baru bangun
"buka dulu pintunya, saya mau ambil palu2 sama terpal yang ada diatap tadi ketinggalan waktu perbaiki atap"
(Beberapa menit tak terjawab)
"Val?"
"Iyaa?"
"Buka dulu pintunya saya mau masuk ambil palu2"
"Aii, bsok saja, aku capek sekali malam ini"
"Besok subuh Boy sudah pulang ke kampung, makanya saya mau angkat memang terpalnya keluar, takut bsok g ada yg bantu"
"Besok pi jee" mulai merengek
"Tidak bisa, boy besok sudah pulang"
"Besok biar Vale yg bantu"
"Ah, tendanya diatas itu besar, ayolah, buka saja, kan cuma sebentar, g perlu makan banyak tenaga"
(Beberapa menit tak terjawab)
"Val?"
"Hmmmm, aku mengantuk sekali"
"Sebentar saja!"
(Beberapa menit tak terjawab)
"Kalo begitu kakak turun dulu Vale mau pake baju"
Dalam hati Jons seakan brkata apa hbungannya saya turun kan g bkal kliatan juga, pintunya saja blum terbuka -,-

"Sudah?" tanya Jons.
"Dulu" jawab Vale
Boy kliatan sudah bersiap dibawah menerima panggilan Jons saat diatas nanti, sedangkan TemanG berjaga2 diluar rumah.

Sejenak Jons naik menuju dpan kamar Vale lalu mndekatkan kupingnya, terdengar seperti suara orng berbisik. Jons masih ragu2, mendekatkan tlinganya lagi dan Krekk, krekk!!.
Pintu mulai terbuka. Jons pura2 turun kebawah, lalu naik lagi.
"Sudah?"
"Iya, tapi ambilkan vale air dingin dulu, vale haus"
"Boy, ambilkan Vale air es!!!" Jons tidak mninggalkan kamar Vale, dia hanya mnatap kebawah tangga smbil berteriak

Jons mulai masuk. Matanya liar menatap ke kasur, lemari, tv dan smua barang yng brpotensi mnjadi tempat persembunyian dan akhirnya smpai ke jendela.
"Ini airnya esnya" Boy tiba di depan kamar Vale. Dan vale masih didekat pintu.
"Boy ambil dulu kursi saya mau panjat jendela" Jons berbalik ke arah Vale dan Boy.
Boy berdiri pas dijalan masuk kamar dan vale berdiri dibelakang pintu.

Dibelakang Vale, Jons melihat sesosok orang, lebih tinggi dari Vale, Jons dan sosok itu bertatapan kemudian turun ke mata Vale. Jons berbalik lagi. Seluruh tubuhnya gemetar. Tanpa mengetahui sosok itu Boy datang dengan kursi. Jons lalu menaruh kursi tersebut dibawah jendela, manjat kemudian keluar lwat jendela dan disusul Boy. Vale, entah posisinya dimana.
"Kau lihat tadi!?" Kata Jons geregetan.
"Tidak, dimana tadi?" sambil melipat terpal
"Dibelakang Pintu!!!!, Akh! Sial!, pasti dia sudah turun. Lari dan pulang!"
Boy diam saja, lalu lanjut melipat terpal. Stelah itu mereka berdua keluar dari kamar vale. didepan pintu sudah ada vale bersiap mnutup pintu. Dibelakang pintu sudah tidak terlihat sosok itu. 
"Boy, kau turun dulu sebentar, Vale kau masuk kamar dulu ada yang mau saya bicarakan"
Boy kemudian turun, dan Vale masuk kekamar bersama Jons
"Siapa tadi itu di belakangmu?!" menggaruk2 kepala. Pusing
"Teman aku" jawab Vale, wajahnya pucat
"Ah, kamu bohong!, siapa tadi itu!?"
"Pacarku" menunduk
"Trus dia ada dimana sekarang?" 
"Dikamar sebelah sembunyi" 
Tiba2 suara Boy menggertak sambil memukul tembok dngan besi terdengar lantai bawah
"Woi, keluar kau. Kurang ajar!"
"Bukanji, dia itu dibawah dipukul sama boy"
"Aii, jangan..." Vale membuka pintu kamarnya lalu didpan kamarnya tepat dsamping tangga berdiri seorang pria tingginya sekitar 167 cm, memakai kaos polo dan kurus. Ternyata dia yang dilihat Jons tadi

Dengan kekesalan yang memuncak Jons menggertak pria itu sambil memukul2 pundaknya.
Disusul dengan boy dan TemanG yang naik keatas tangga.
"Aaaaa!!!! ini dia orangnya, kurang ajar!" Kata boy mendekati si pria itu, tapi ditahan oleh temanG.
"Orang bertamu punya tata krama bos, tidak begini caranya!, tidak ada bedamu dengan pencuri kalo begitu!" Jons menggertak lagi
"Sudah, saya yang salah, salah yag suruh dia bermalam disini" seru Vale menenangkan.
"Iya, saya tadi mau pulang, tapi ditahan sama Vale, katanya disni saja dulu" kata si pria.
"Ah, diam kau Vale! kau juga itu yang kau tempati kamar perempuan! mana bisa kau tidur disitu ******* *****kk"
"Iya, saya salah, maaf"
"Maaf, maaff, kurang ajar, masuk2 rumah ornng kayak pencuri" Boy kemudian mendorng pria itu keatas tangga. temanG masih tetap berusaha menahan Boy.

Pertengkaran terjadi skitar 15 menit hingga di klimaks Boy memukul wajah si pria kurus ini, disusul Vale yang nangis, mukanya memerah.
Dan akhirnya Jons mengajak pria ini untuk brmalam untuk smentara dirumahnya smbil menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi.

Si pria kurus, meminta maaf telah lancang berbuat bgitu. Mereka berdua jujur tidak berbuat apa2 didalam kamar, kecuali tidur dan ketakutan. Vale tidur dikasur dan pria itu dibawah.

Mereka berdua mengaku baru melakukan perbuatan yang salah malam itu, karna takut sejak sore pacarnya datang Vale lngsung mmbawa pacarnya ke kamarnya. Ia takut, pacarnya tidak di izinkan masuk rumah. Mengingat kejantanan Boy dan Jons sebagai jones2 sadis.

Paginya si pria kurus pulang diantar temanG ke rumah tantenya naik motor, Boy pulang ke kampung dengan mobil sewa yang menjemputnya sedangkan seperti biasa jons tertidur pulas tak berbelas kasihan.

Pas bangun, disiang hari Jons merasa sndirian dirumah, tak ada orang. 
Beberapa menit kemudia Vale datang mengetuk pintu dan membawakan Jons ayam penyet
"Oiya pacarmu yg tadi malam kemana?"
"Itu tadi yang antar saya, dia sudah mau pulang" buka spatu
"Oo, kamu sudah makan?" menaruh ayam penyet nya diatas meja makan
"Iya, sama dia tadi"
"Ooo" dengan tersenyum bangga menyantap ayam penyet hasil permohonan maaf tersangka semalam. ~Sekian.


Siapa lagi yang mau malam valentine bareng pacar? sini biar jons, boy dan temanG yang menyelidiki. 

Jangan lupa ayam penyetnya......




Kamis, 04 Februari 2016

Late post!


Bulan januari kemarin sangat banyak yang ingin saya tuliskan disni. Banyak. Pokoknya banyak banget. Tapi apa daya, penulis yang hanya bermodalkan mood dan kesempatan ini tak jua kunjung datang (tena mi kumengerti). Kadang saya lagi smangat2 nya nulis kalo lagi blogwalking, melihat tulisan2 blogger lain yang tidak pernah absen muncul di beranda goggle plusku. Tapi pas mau menyalakan laptop ada-ada saja hambatan. “Tidur sedikit dulu deh, baru nulis”, “Liat bbm dulu deh” “Liat line dulu deh”, “Buang air dulu deh”, “Masak air dulu deh”, “Biar matang dulu deh” ato yang paling parahnya kuota habis. Shitt. Kalo kalian pernah menglami hambatan apa?

Jadi bulan Januari. Mungkin kata yang tepat ada bulan yang berjuta rasanya. Ada duka, suka, derita dan bahagia. Dalam tulisan kali ini saya akan membungkus semuanya dlam satu halaman (tidak pake sambel). So, ini cerita saya.

1. Bahagia (Laporan dan seminar Fisika bangunan, 3 sks have done!)

       Yoi, seperti yang saya ceritakan disini mata kuliah yang satu ini tak pernah berblas kasihan pada kami (dibaca kelompok 12 yang beranggotakan saya, jo, obet, Alm. Kharul Abdi, Puput, Tiwi dan Amel) selama 3 hari full kami bermalam dirumahnya Amel kerja sama-sama, tidur sama2 dan ngiler sama2.



Jangan tanya yang tidur trus baju merah siapa.

      Dan dibulan januari semuanya terbalaskan. Setelah Laporan acc, kami melanjutkan seminar dengan seragam hitam putih + dasi, untuk mempertangung jawabkan apa yg telah kami perbuat. 



Saat seminar berlangsung. Saya berdiri mempertanggung jawabkan apa yg telah saya perbuat. Jangan liat reletingnya!
 (Kiri ke kanan : Jo, Alm, Khaerul Abdi, Saya sendiri, Amel, puput dan Tiwi)
      Pokoknya mata kuliah ini yang paling menguras ketek. Lulus matakuliah ini serasa sudah kayak sarjana (padahal baru smester 3) bahkan senior2 terdahulu yag telah mengalami pahitnyanmatakuliah ini ada yang smpe kena liver pkoknya bnyak yg sakit. Untungnya smua angktan kami sehat wal afiat setelah melewti proses ini. Allhmdulillah.

2. Suka (Hibernate i’m caming!)

     Yeaaaaaayyyyy, perkuliahan sudah hampir selesai, semua tugas ku juga masuk, mulai tugas besar, tugas kecil ato tugas raksasa sekalipun masuk. Walupun sebagian gambar ada yg FOKUSUNG (FOtocopy Kumpul langSUNG) muehehehh.

     Final juga sudah selesai. Saya ucapkan terima kasih pada pengawas yang jutek, atas kejutekan nya tlah memberi saya ruang untuk berkreasi diruang ujian, tak lupa pula seragam hitam putih pinjaman yang tak pernah dicuci seminggu lebih tapi tak kuncung bau, cuma karatan didaerah kerah dan lumutan didaerah bokong. Terima kasih-terima kasih.

     Tinggal TTD berita acara studio perancangan, habis itu tnngal 10 bulan ini, fly ke Bali selama 4 hari untuk Studi ekskusi mata kuliah perkembangan arsitektur. Tsahh. Habis itu pulang ke kampung halaman Berlin, Jerman (dibaca Pinrang SUL-SEL) setelah itu hibernate. Yeaaaaaaaaaaayyyyy. Sekali lagi yeaaaaayyyyy. Sekali lagi.

3. Bahagia (Dikukuhkan menjadi anggota penuh UKM Seni)

      Setelah 3 tahun perproses sodara2 akhirnya kami LDK13 (Latihan dasar keseinian ke-13) resmi dikukuhkan menjadi anggota penuh, Iya, 3 tahun. Terhitung sejak tahun 2014, 2015 hingga 2016 skarang ini. Warbiasaaaa!. Pencapaian ini sekaligus membuat UKM ini adalah organisasi yang pernah saya geluti dan terlama dalam memproses dan menyeleksi aknggotanya. 



Minggir, minggir, Rangga mau foto.
     Syaratnya? Jngan ditanya lagi. Banyak tahap yang harus ditempuh, pokoknya sama seperti proses mahasiswa menuju tonggak wisuda. Tapi bahagianya juga warbyasaa!

      Dalam proses pengukuhan juga diselingi dengan acara mubes. Yang artinya pengurus lama sudah diujung tanduk (sudah mau pensiun) sehigga berarti tahun ini gantian angkatan kami yang menjadi pengurus.



Rumah adat Luwu Sul-sel, Saksi pengukuhan kami.

4. Derita (I need laptop!)

     Jadi ceritanya laptop saya berat. Merknya Acer One 10 yg gayanya oke (layarnya bisa dicabut2), tpi spesifikasinya lumayan (Nah loh?). Artinya spesifikasinya kurang mumpuni dalam membawa aplikasi gambar seperti autocad ato sketch up. Sehingga membuat tugas2ku hampir terbengkalai, lebih tepatnya terancam mengulang satu semster!

     Gara2 itu saya berinisiatif mencopy data gambar senior dengan polesan sedikit edit2 dari saya. Saat mau print, saya bbm Alm. Khaerul Abdi yang mau bareng print. Setelah lama chat akhirnya dia suruh saya ke rumah teman yag entah dimana. Clue yg diberikan yaitu di belakang MCD Jl. Pettarani setelah itu nnti dsurh bbm kmbali. Hujan deras sore itu tidak menghalangi tekad saya mengumpul tugas.

     Hingga sampe ketempat tujuan dengan jas yang basah saya bbm kembali. Dan ternyata pemirsa, bbm nya undlive!. Sial sekali. Entah saya mau marah sama dia, semuanya bercampur aduk! Akhirnya saya menuju tmpat print. Sendiri -,-

    Setelah itu saya menuju studio angkatan asisten untuk mengumpul tugas. Sesampai disana. MY TUGAS TIDAK DITERIMA PEMIRSA! “Pokoknya saya tidak terima tugas yang bginian! Dari awal saya tekankan jangan mencopy gambar. Mengulang saja tahun depan!” Dengan muka bego’ dan menganga entah mau bilang apa, saya keluar ruangannya. Pasrah.

     Tapi pas menuju motor, ada teman angktan asisten saya. Angktan 2010. Sebagai yang pling muda, saya tidak mengindari kodrat untuk dibodoh2i dan alhasil mereka bersedia membantu saya (muehehehhh) asalkan mau bermalam distudionya mereka sebagai penghibur katanya. Saya pun mengiyakan dengan tampang polos (yang penting tugasku jadi!).

      Besoknya semuanya sudah jadi dalam semalam penuh. Yeaaaayyyy!. Semalaman penuh juga saya mnjadi yg ter bego disana. Yeaaayyy.

      Paginya saya berterima kasih dan pergi mengumpul tugas itu (besok gk mau balik kesana lagi deh).

5. Duka (Selamat jalan kawan Alm. Khaerul Abdi)

       Jadi ceritanya beberapa setelah seminar mata kuliah Fisika Bangunan, tepatnya hari sabtu tnggal 23 Januari 2016. Teman sperjuangan saya, sekaligus teman kelompok di Fisbang saya Alm. Kherul Abdi Meninggal. Ia meninggal karna kecelakaan. Kronologisnya baca disini.

        Saat, kejadian saya masih tertidur dirumah. Tak lama kemudian teman saya mengetuk pintu sangat keras. Setelah membuka pintu “Pergiko cuci muka cepat! Kecelakaan herul!” Sontak saya kaget. Setelah mencuci muka, dia menambahkan “Katanya meninggal herul” Entahlah, saya menghiraukan kata2 tersebut, tidak percaya dn berdoa semoga kabar tersebut hanya gosip. Drumah saya bersiap2 menuju rumah sakit sambil berdoa dn brdoa. Hingga smpai di RS Bhayangkara tman saya sudah bnyak berkumpul disana “Mana herul?” kata saya “Tidak adami herul” Kata tman saya yg sjak tadi sudah disana. Entahlah, saya menggaruk kepala masih tidak percaya. Sebagian tman sudah trtunduk menangis.

        Ini adalah pertama kalinya saya dtinggal seorang teman dekat. Yang baru2 beberapa hari kemarin smpat mngecewakan saya karna bbm nya tidak aktif shingga saya hujan2. Perasaan saya hari itu campur aduk. Kemarin saya sama2 bermalam, kerja laporan, seminar sama2 tpi hari itu dia hilang begitu saja. Belum lagi foto setelah kecelakaan yang berlumur darah diwajah yg diupload di group angkatan yang membuat wajah saya semakin pucat.

        Kemarin dia juga brjanji kasih kembali buku biografinya Kick Andy yg saya ceirtakan disini hari senin atau dua hari seblum dia meninggal. Tapi apa daya Tuhan berkehendak lain. Silahkan ambil buku itu sobat. Saya ikhlas.

       Beberapa jam kami menunggu hingga jenasahnya dibawah kerumah duka. Di hari itu saya sadar bahwa kematian itu tidak ada yang tau. Bisa saja besok atau besok lusa, atau bulan depan. Tidak ada yang tahu. Cara mati kita juga tidak ada yg tau. Yng kita bisa hanyalah mempersiapkan diri, berdoa, dan terus melakukan hal yg baik bagi sesama. Hingga pada akhirnya tidak ada yg berarti kecuali urusan dan prtanggung jawaban kita kepada Tuhan tentang apa yg tlah kita perbuat selama didunia.

       Setelah kejadian itu saya lebih berhati-hati dalam berkendara. Hati-hati atau tidak klo dpikir2 tidak ada gunanya juga. Kalo ajal menjmput hari itu, ya mau tidak mau kita harus siap.

****

Oiya, gmana tulisan diatas tadi? Mungkin terlihat sedikit tidak beraturan , hehehe. Soalnya skarang saya mengetik dengan menggunakan 10 jari, yeaaaayyyyy. Belum terlalu lancar sih, tapi lumayan lah. Saya belajar di Typing.com, yg mau belajar bisa disana saja, pembelajaran nya terstruktur dari beginner smpe ahli, ada game juga. Situs nya saya dapat di blogger energy.

Pengunjung blog saya juga sdah smpe 40 smpe 60 perpos, komenya juga sudah ramai. Terima kasih para teman2 blogger mulai dari agnes, Noviyana, ponco, niki, mas heru dan masih banyak lagi nama2 yag tdak smpat saya sebut satu2. Seringlah2 berkunjung kesini hehehe (ngarep).

Oiya, postingan tntang dugem2 itu blum smpat saya tulis,mnungkin bsok. Ingatkan saja yaa. Mungkin cukup yang dpat saya smpaikan. 


Ehh. Oiya baru inget. Kemarin tanggal dua Februari saya berulang tahun yang ke 19 tahun dan untuk pertama kalinya seumur hidup dirayakan pake surprise. Tsah. Pake kue lagi, hahahhh. Biasa jones. 


Horeeee, dapat kueee ulang taoonnn yeeeaayyy (kejang2, mulut berbusa2)
Semoga postingan kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Saya Reyhan Ismail melaporkan langsung dari tempat kediaman.